Kompas.com - 11/02/2018, 20:03 WIB

HUALIEN, KOMPAS.com - Otoritas Taiwan pada Minggu (11/2/2018) mengumumkan secara resmi mengakhiri misi pencarian dan penyelamatan korban gempa yang terjadi pada Selasa (6/2/2018) malam.

Misi pencarian yang difokuskan pada bangunan hotel Yun Tsui yang roboh dan menjadi miring melibatkan ratusan petugas dari tim penyelamat dan juga polisi.

Mereka mencari korban yang diperkirakan terkubur reruntuhan lantai dasar hotel akibat guncangan gempa berkekuatan 6,4 magnitudo yang melanda kawasan timur kota Hualien.

Dilansir dari AFP, jumlah korban tewas setelah dilakukan misi pencarian selama lima hari di bangunan gedung hotel 12 lantai itu ditemukan total 17 korban tewas.

Baca juga: Akibat Gempa, Sebuah Hotel di Taiwan Miring 45 Derajat

Akibat gempa yang terjadi, lantai dasar bangunan runtuh dan menyebabkan bangunan hotel miring 45 derajat. Kondisi itu menyulitkan para petugas penyelamat dalam menyisir reruntuhan bangunan karena khawatir akan roboh.

Wali kota Hualien, Fu Kun-chi mengatakan, dua korban terakhir ditemukan dalam kondisi terhimpit pilar bangunan. Pengangkatan korban tidak mungkin dilakukan tanpa membahayakan kondisi bangunan yang sudah setengah runtuh.

Pada akhirnya misi pengangkatan korban dibatalkan setelah mendapat persetujuan dari keluarga korban. Pekerjaan selanjutnya dilanjutkan dengan menggunakan bantuan alat berat, eskavator untuk menggali gedung dari bagian atap.

"Sangat disayangkan 17 orang tewas akibat gempa lalu. Saya percaya keluarga korban akan mendapat bantuan yang pantas," kata Perdana Menteri China William Lai yang hadir untuk memberi penghormatan kepada para korban, Minggu (11/2/2018).

Baca juga: Puluhan Warga Diduga Terjebak Reruntuhan Akibat Gempa Taiwan

Pasangan yang ditemukan terakhir diyakini merupakan anggota keluarga yang tiba dari Beijing sehari sebelum terjadinya gempa. Mereka menginap di kamar di lantai dua hotel.

Sebanyak 14 dari total 17 korban tewas akibat gempa ditemukan dalam bangunan gedung yang runtuh. Tiga bangunan yang sebagian runtuh di Hualian akan segera dirobohkan sepenuhnya, termasuk hotel Marshal yang menjadi salah satu penanda kota.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.