Kompas.com - 10/02/2018, 08:32 WIB
Ilustrasi. ThinkstockIlustrasi.
|

NEW DELHI, KOMPAS.com - Seorang kapten AU India ditangkap karena melakukan tindakan mata-mata setelah dia memberi foto-foto "panas" kepada dua perempuan yang ternyata adalah dua agen rahasia Pakistan.

Kapten Arun Marwaha (51), seorang instruktur terjun payung dengan catatan 3.000 kali penerjunan, seharusnya memasuki masa pensiun tahun depan.

Namun, dia kini terancam hukuman 14 tahun penjara setelah ditangkap para petugas kepolisian Delhi karena menyerahkan informasi rahasia kepada negara lain.

"Dia ditahan pada Rabu lalu setelah dia didakwa melanggar Undang-undang Kerahasiaan Negara,"  kata komisioner unit khusus kepolisian New Delhi, MM Oberoi.

Baca juga : Erdogan Usulkan Militer dan Dinas Intelijen Berada di Bawah Kendali Presiden

Marwaha diyakini telah memberikan informasi dan dokumen rahasia dari markas AU India kepada dua agen Dinas Rahasia Pakistan (ISI).

Media massa India mengabarkan, kedua agen ini berpura-pura menjadi perempuan di Facebook dengan nama Kiran Randhwa dan Mahima Patel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepolisian mengatakan, kedua agen ISI itu perlahan mendapatkan kepercayaan Marhawa. Mereka lalu saling bertukar foto "panas" lewat Facebook dn WhatsApp.

Setelah Marhawa memercayai keduanya, mereka kemudian meminta sang perwira mengirimkan foto dokumen rahasia yang ditukar dengan lebih banyak foto bugil.

Namun, seorang perwira senior akhirnya mengetahui ulah Marwaha itu dan investigasi internal langsung digelar.

Unit kontra-intelijen AU India kemudian menangkap dan menginterogasi Marwaha sebelum menyerahkan dia ke kepolisian.

Sejauh ini AU India tidak memberikan komentar mengenai masalah tersebut tetapi sejumlah perwira menyebut Marwaha terlibat dalam "kegiatan yang tak diinginkan" lewat "sarana elektronik yang tak diotorisasi".

ISI dituduh berulang kali terlibat dalam beberapa operasi rumit di India, termasuk pengeboman Mumbai yang menewaskan 257 orang pada 1993 dengan menggerakkan ekstremis lokal India.

Baca juga : Markas Dinas Intelijen Irak Dihantam Bom Bunuh Diri, 11 Tewas



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.