Kompas.com - 10/02/2018, 07:37 WIB
|

Singkat cerita, pada 1984, Kasparov mendapatkan kesempatan menantang juara dunia saat itu, Anatoly Karpov.

Laga kedua pecatur ini digelar di Moskwa, Uni Soviet pada 10 September 1984 hingga 15 Februari 1985.

Setelah lima bulan dan 48 permainan, laga ini dihentikan secara kontroversial di saat Karpov unggul 5-3. Laga ini kemudian diulang pada 1985.

Tarung ulang Karpov melawan Kasparov digelar pada3 September hingga 9 November 1985 dengan kemenangan Kasparov 13-11. Prestasi ini sekaligus menjadikan Garry Kasparov menjadi juara dunia catur termuda di dunia.

Baca juga : Musik dan Catur Tidak Membuat Anak Jadi Pintar, Ini Penjelasannya

Sejak saat itu, Kasparov memegang gelar juara dunia FIDE hingga 1993, saat sebuah sengketa dengan FIDE memaksa Kasparov mendirikan organisasi saingan Asosiasi Catur Profesional (PCA).

Meski sudah tak menjadi juara dunia "resmi" pesona Kasparov belum hilang di dunia asah otak ini. Pada 10 Februari 1996, Kasparov memulai laganya melawan komputer super buatan IBM, Deep Blue.

Di laga pertama Deep Blue, yang mampu mengkalkulasi 200 juta langkah per detik, berhasil mengalahkan Kasparov.

Kemenangan dalam laga di Philadelphia ini sekaligus membuat Deep Blue menjadi program komputer pertama yang bisa mengalahkan juara dunia catur dalam sebuah turnamen.

Namun dalam pertandingan yang digelar dalam enam laga itu, Garry Kasparov mampu mengalahkan Deep Blue dengan angka 4-2. Kemenangan ini sekaligus membuat Kasparov memenangkan hadiah uang 400.000 dolar AS.

Pada 1997, tanding ulang antara Kasparov dan Deep Blue digelar di New York. Kasparov memenangkan laga pertama, Deep Blue memenangkan yang kedua, dan tiga permainan berakhir remis.

Pada 11 Mei 1997, Deep Blue mengalahkan Kasparov dengan nilai 3,5-2,5 dan berhak membawa pulang hadiah uang 700.000 dolar AS.

Baca juga : Garry Kasparov Bertanding Lagi

Pada 2003, Kasparov kembali bertarung melawan program komputer bernama Deep Junior yang berakhir imbang.

Kasparov menyatakan pensiun dari dunia catur profesional pada 2005. Kini dia sibuk berpolitik dan menulis buku.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.