Hari Ini dalam Sejarah: Laga Catur Garry Kasparov Melawan Deep Blue

Kompas.com - 10/02/2018, 07:37 WIB
GM Garry Kasparov berpikir keras saat menghadapi GM Fabiano Caruana di hari terakhir Grand Chess Tour yang digelar di Klub Ilmiah dan Catur di St. Louis, AS pada 18 Agustus 2017. BILL GREENBLATT / AFPGM Garry Kasparov berpikir keras saat menghadapi GM Fabiano Caruana di hari terakhir Grand Chess Tour yang digelar di Klub Ilmiah dan Catur di St. Louis, AS pada 18 Agustus 2017.
|

Singkat cerita, pada 1984, Kasparov mendapatkan kesempatan menantang juara dunia saat itu, Anatoly Karpov.

Laga kedua pecatur ini digelar di Moskwa, Uni Soviet pada 10 September 1984 hingga 15 Februari 1985.

Setelah lima bulan dan 48 permainan, laga ini dihentikan secara kontroversial di saat Karpov unggul 5-3. Laga ini kemudian diulang pada 1985.

Tarung ulang Karpov melawan Kasparov digelar pada3 September hingga 9 November 1985 dengan kemenangan Kasparov 13-11. Prestasi ini sekaligus menjadikan Garry Kasparov menjadi juara dunia catur termuda di dunia.

Baca juga : Musik dan Catur Tidak Membuat Anak Jadi Pintar, Ini Penjelasannya

Sejak saat itu, Kasparov memegang gelar juara dunia FIDE hingga 1993, saat sebuah sengketa dengan FIDE memaksa Kasparov mendirikan organisasi saingan Asosiasi Catur Profesional (PCA).

Meski sudah tak menjadi juara dunia "resmi" pesona Kasparov belum hilang di dunia asah otak ini. Pada 10 Februari 1996, Kasparov memulai laganya melawan komputer super buatan IBM, Deep Blue.

Di laga pertama Deep Blue, yang mampu mengkalkulasi 200 juta langkah per detik, berhasil mengalahkan Kasparov.

Kemenangan dalam laga di Philadelphia ini sekaligus membuat Deep Blue menjadi program komputer pertama yang bisa mengalahkan juara dunia catur dalam sebuah turnamen.

Namun dalam pertandingan yang digelar dalam enam laga itu, Garry Kasparov mampu mengalahkan Deep Blue dengan angka 4-2. Kemenangan ini sekaligus membuat Kasparov memenangkan hadiah uang 400.000 dolar AS.

Pada 1997, tanding ulang antara Kasparov dan Deep Blue digelar di New York. Kasparov memenangkan laga pertama, Deep Blue memenangkan yang kedua, dan tiga permainan berakhir remis.

Pada 11 Mei 1997, Deep Blue mengalahkan Kasparov dengan nilai 3,5-2,5 dan berhak membawa pulang hadiah uang 700.000 dolar AS.

Baca juga : Garry Kasparov Bertanding Lagi

Pada 2003, Kasparov kembali bertarung melawan program komputer bernama Deep Junior yang berakhir imbang.

Kasparov menyatakan pensiun dari dunia catur profesional pada 2005. Kini dia sibuk berpolitik dan menulis buku.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.