Kompas.com - 09/02/2018, 13:53 WIB
Ilustrasi Matador dalam sebuah adu banteng. ThinkstockIlustrasi Matador dalam sebuah adu banteng.

NEW YORK, KOMPAS.com - Sebuah komite di bawah PBB memberikan himbauan kepada Spanyol agar melarang anak-anak datang menonton atraksi pertarungan banteng.

Seperti diwartakan The Guardian Kamis (8/2/2018), Komite Perlindungan Hak Anak (CRC) juga mendesak agar anak di bawah usia 18 tahun dilarang masuk ke sekolah Matador.

Anggota CRC, Gehad Madi berkata, komite sudah menggelar pertemuan dengan delegasi Spanyol.

Dalam keterangannya, Spanyol mengatakan regulasi tentang Matador diatur berdasarkan kawasan masing-masing.

Baca juga : Meski Leher Sobek Tertancap Tanduk, Matador Ini Tetap Berlaga

Namun, secara umum, setiap anak yang berusia lebih dari 14 tahun diperbolehkan untuk belajar tentang adu banteng di sekolah Matador.

Madi menyatakan, CRC begitu khawatir akan adanya laporan tentang kecelakaan yang menimpa anak-anak di 55 sekolah Matador seantero Spanyol.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena itu, CRC kemudian mendesak agar Spanyol menerbitkan aturan bahwa yang berhak menjadi penonton, atau mendapat pelajaran sebagai Matador adalah mereka yang berusia 18 tahun atau lebih.

"Hal ini kami lakukan agar mencegah efek merusak yang ditimbulkan atraksi adu banteng bagi anak-anak," ujar CRC dalam keterangannya.

Madi melanjutkan, atraksi Matador dikategorikan sebagai bentuk "kekerasan ekstrem" yang membuat anak-anak harus dilindungi.

"Sebagai komite, kami sangat serius memperhatikan perlindungan anak dari adegan semacam itu," kata Madi dikutip dari El Diario.

The Guardian melansir, Spanyol dalam pernyataannya berkata bakal mempertimbangkan himbauan itu.

Sebelumnya, Regional Catalonia telah melarang atraksi Matador pada 2010. Namun, aturan itu dianulir Mahkamah Konstitusi Spanyol di 2016.

Dalam pernyataannya, Mahkamah Konstitusi menyebut Matador merupakan bentuk ekspresi dari warisan kebudayaan bangsa.

Baca juga : Dalam 12 Bulan Dua Matador Spanyol Tewas di Dalam Arena



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.