Kompas.com - 08/02/2018, 16:11 WIB
Sketsa proses eksekusi Mary, Ratu Skotlandia, yang dibuat seorang saksi mata Robert Beale. WikipediaSketsa proses eksekusi Mary, Ratu Skotlandia, yang dibuat seorang saksi mata Robert Beale.
|

Diduga, pembunuhan Lord Darnley merupakan sebuah konspirasi yang melibatkan Mary, tetapi dugaan tersebut tak pernah terbukti.

Namun, pada Mei 1567, atau tiga bulan setelah Lord Darnley terbunuh, Mary menikah dengan James Hepburn atau Earl of Bothwell yang banyak didga sebagai pembunuh Darnley.

Selama bertahun-tahun, Bothwell menjadi pasangan setia Mary dan disebut banyak memberikan pengaruh kepada perempuan tersebut.

Pernikahan Mary dan Bothwell yang berlangsung tiga bulan setelah kematian Darnley membuat para bangsawan Skotlandia menentang Mary.

Baca juga : Hari Ini dalam Sejarah: Rakyat Perancis Serang Penjara Bastille

Ujung dari "pemberontakan" para bangsawan ini adalah kaburnya Bothwell sebelum ditangkap dan dipenjarakan hingga meninggal dunia.

Sementara, Mary, si Ratu Skotlandia, ditangkap dan dipenjarakan di Kastl Lochleven.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Juli 1567, Mary dipaksa menyerahkan mahkotanya demi keselamatan putranya yang masih bayi.

Setahun kemudian, Mary berhasil lolos dari Kastil Lochleven dan segera membentuk pasukan. Sayangnya perlawanan Mary tak berlangsung lama dan pasukannya segera dikalahkan.

Dia kemudian kabur ke Inggris untuk meminta perlindungan Rtua Elizabeth I, yang merupakan saudara sepupunya.

Namun, Elizabeth tidak memberikan perlindungan. Dia malah menangkap dan memenjarakan Mary hingga 18 tahun kemudian.

Fakta bahwa Mary adalah "cucu sepupu" Raja Henry II dan memeluk agama Katolik, para bangsawan Katolik di Inggris berencana untuk membunuh Elizabeth dan mendudukkan Mary di singgasana Inggris.

Di tengah proses itu, Mary sempat melakukan korespondensi dengan Anthony Babington, salah seorang perencana makar.

Celaka, mata-mata Ratu Elizabeth menemukan surat-surat Mary itu pada 1586. Alhasil Mary diseret ke pengadilan dan dinyatakan terbukti melakukan pengkhianatan.

Pada 7 Februari 1587 malam, Mary mendapat kabar dia akan menjalani eksekusi hukuman mati pada 8 Februari pagi.

Dia kemudian menghabiskan jam-jam terakhirnya untuk berdoa, membagikan benda-benda miliknya untuk para pembantu, serta menulis surat dan wasiatnya bagi Raja Perancis.

Baca juga : Hari Ini dalam Sejarah: Elizabeth II Dinobatkan Menjadi Ratu Inggris

Sementara di ruang utama Kastil Fotheringhay panggung eksuksi sudah disiapkan. Di atas panggung disediakan tiga buah bangku. Juga disediakan bantal untuk tempat Mary berlutut.

Satu bangku untuk Mary, dua lainnya bagi Earl of Shrewsbury dan Kent yang akan menjadi saksi eksekusi mati tersebut.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.