Kompas.com - 08/02/2018, 07:50 WIB


HUALIEN, KOMPAS.com - Lebih dari 60 orang masih dinyatakan hilang di Taiwan setelah gempa kuat mengguncang kawasan pantai timur pada Selasa (6/2/2018) malam.

Badan penanggulangan bencana nasional mengatakan tidak diketahui secara pasti orang-orang yang terperangkap di bawah reruntuhan di kota Hualien.

Sebanyak 7 orang diketahui meninggal dunia dan lebih dari 200 orang mengalami luka-luka.

Sejumlah bangunan rusak atau dalam kondisi miring, termasuk apartemen berlantai 12 dan satu hotel.

Sepanjang Rabu (7/2/2018), tim SAR harus menyelamatkan diri setelah terjadi gempa susulan, salah satunya dengan magnitudo 5,7 yang dirasakan di ibu kota Taipei.

Baca juga : Akibat Gempa, Sebuah Hotel di Taiwan Miring 45 Derajat

Warga juga diminta tidak masuk ke rumah yang rusak, dan sekitar 800 orang telah mengungsi di bangunan pemerintah.

Tim SAR, bersama tentara, bekerja sepanjang malam, menyelamatkan sekitar 150 orang dari bangunan rusak. Namun upaya mereka terkendala gempa susulan.

Petugas penyelamat pada Rabu (8/2/2018) pagi masih berusaha menolong sedikitnya lima orang yang diketahui terperangkap di dalam bangunan.

Baca juga : Puluhan Warga Diduga Terjebak Reruntuhan Akibat Gempa Taiwan

Lebih dari 140 orang masih belum diketahui keberadaannya, menurut Central News Agency Taiwan.

Sekitar 40.000 rumah kini tanpa persediaan air, kemudian jalan raya dan jembatan ditutup.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.