Kompas.com - 07/02/2018, 15:57 WIB

ASTANA, KOMPAS.com - Sebuah kontes kecantikan online di Kazakhstan baru saja mengumumkan telah mendiskualifikasi seorang pesertanya.

Padahal, ajang bernama Miss Virtual Kazakhstan itu tengah memasuki fase final.

Keputusan itu dibuat setelah si peserta, Alina Alieva, membuat sebuah pengakuan yang mengejutkan.

Dilansir Daily Mirror Selasa (6/2/2018), Alieva tidak sekedar mengaku namanya adalah Illay Dyagilev. Namun, dia adalah pria tulen.

Pria 22 tahun tersebut harus merelakan gelarnya sebagai Miss Virtual Shymkent, ibu kota Region Kazakhstan Selatan, dicabut.

Dyagilev bercerita, keikutsertaannya dalam ajang itu awalnya hanya iseng.

Baca juga : Pakai Botoks, 12 Unta Didiskualifikasi dari Kontes Kecantikan

Dia dan temannya selalu memperdebatkan tentang apa itu kecantikan ketika melihat sebuah kontes kecantikan.

Dyagilev tidak setuju dengan anggapan bahwa perempuan yang cantik adalah mereka yang trendi.

Dia melihat saat ini banyak wanita yang berdandan dengan gaya yang sama, dan kadang harus bekerja keras untuk bisa meraihnya.

"Bagi saya, kecantikan terjadi natural. Seorang pria juga bisa menjadi perempuan yang cantik," ujar Dyagilev dikutip dari BBC.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.