Kompas.com - 07/02/2018, 10:33 WIB
|
EditorArdi Priyatno Utomo

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dikabarkan tengah berniat untuk menggelar parade militer skala besar.

AFP memberitakan Rabu (7/2/2018), Trump sudah menginginkan untuk menggelar parade militer sejak dia dilantik menjadi presiden 20 Januari 2017.

Malah, saat itu, dia meminta agar saat pelantikannya, militer menggelar parade. Usul yang kemudian tidak ditindaklanjuti.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Sarah Sanders berkata, dari parade militer tersebut, Trump ingin menunjukkan apresiasi kepada setiap tentara AS yang sudah bertaruh nyawa untuk membuat AS aman.

Baca juga : Trump Tuduh Demokrat Pengkhianat karena Tak Tepuk Tangan di Pidatonya

"Presiden telah meminta Kementerian Pertahanan untuk menggelar selebrasi di mana rakyat AS bisa turut berpartisipasi," tambah Sanders.

Sementara Pentagon menyatakan tengah mencari tanggal yang tepat, sekaligus seperti apa bentuk parade militer itu.

Namun, AFP melansir, Trump berniat untuk pamer kepada dunia kekuatan militer AS, sekaligus menegaskan statusnya sebagai Panglima Tertinggi.

Hasrat Trump untuk menggelar parade semakin menggebu setelah dia mengunjungi Perancis untuk menghadiri Peringatan Bastille.

Duduk di Champs-Elysees, Trump begitu terpesona dengan derap kuda maupun deru jet tempur Garda Republik Perancis.

Beberapa bulan pasca-kunjungan, pemimpin 71 tahun itu mulai menyuarakan keinginannya itu.

"Kami memikirkan parade megah untuk menunjukkan kekuatan militer kami pada 4 Juli di Pennsylvania Avenue," kata Trump saat itu. Adapun 4 Juli merupakan peringatan kemerdekaan AS.

Tak pelak, niat presiden ke-45 dalam sejarah AS itu langsung menerima respon keras dari oposisi, Partai Demokrat.

"Ide absurd yang menghabiskan banyak uang! Trump bertindak seolah dia adalah diktator alih-alih Presiden AS," kecam anggota Konfres, Jim McGovern.

Baca juga : Hina Trump Bodoh, Maradona Ditolak Masuk AS

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.