Kompas.com - 06/02/2018, 21:25 WIB
Pemimpin Seremonial Korea Utara Kim Yong Nam yang akan memimpin delegasi tingkat tinggi dalam kunjungan ke Pyeongchang dalam rangka upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin, Jumat (9/2/2018). Reuters via Japan TimesPemimpin Seremonial Korea Utara Kim Yong Nam yang akan memimpin delegasi tingkat tinggi dalam kunjungan ke Pyeongchang dalam rangka upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin, Jumat (9/2/2018).
|
EditorAgni Vidya Perdana

SEOUL, KOMPAS.com - Pejabat tinggi Korea Utara dan AS berpeluang bertemu di Pyeongchang, Korea Selatan. Tepatnya saat acara upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2018 yang akan digelar pada Jumat (9/2/2018).

Saat upacara pembukaan, Korea Utara bakal diwakili kepala negara seremonial, Kim Yong Nam. Kehadirannya di pembukaan Olimpiade Pyeongchang sekaligus menjadikannya pejabat Korea Utara paling senior yang pernah melintasi zona demiliterisasi Korea.

Namun masih belum diketahui apakah Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in bakal bertemu langsung atau menggelar pertemuan khusus dengan Yong Nam.

Baca juga: Atlet Peserta Olimpiade Pyeongchang Dapat Hadiah Ponsel, Kecuali Korea Utara

Kementerian Unifikasi Korea Selatan mengatakan, mereka menyambut baik rencana kunjungan delegasi tingkat tinggi Korea Utara tersebut.

"Korea Selatan berharap kunjungan delegasi tingkat tinggi ini dapat menjadi dorongan penting dalam keberhasilan penyelenggaraan Olimpiade Pyeongchang sebagai olimpiade perdamaian."

"Juga dalam pemulihan hubungan antara Korea Utara dengan Korea Selatan dan membangun perdamaian di semenanjung Korea," kata juru bicara kementerian Baek Tae-hyun.

Dilaporkan Yonhap, mengutip para ahli, menduga Korea Utara hendak mencairkan isolasi diplomatik dengan mengutus pemimpin seremonialnya ke acara yang juga akan dihadiri para pemimpin dan pejabat tinggi dunia.

Kedatangan delegasi tingkat tinggi tersebut sebagai salah satu hasil kesepakatan yang telah dicapai dalam perundingan kedua pemerintahan saat membahas keikutsertaan atlet Korea Utara di olimpiade.

Kim Yong Nam yang akan memimpin delegasi Pyongyang juga merupakan pemimpin Presidium Majelis Rakyat Tertinggi Korea Utara, paratai yang menguasai parlemen.

Yong Nam, dijadwalkan tiba pada Jumat (9/2/2018) dan akan berada di Korea Selatan selama tiga hari. Dia akan didampingi tiga pejabat tinggi lainnya, serta 18 staf pendukung.

Kepastian kedatangan delegasi tingkat tinggi Pyongyang turut dikonfirmasi kantor berita Korea Utara, KCNA.

Baca juga: PBB: Korea Utara Kirim Senjata ke Suriah dan Myanmar

Sementara itu, delegasi AS akan hadir dengan dipimpin Wakil Presiden Mike Pence dalam upacara pembukaan olimpiade. Ini kemungkinan akan menjadi kali pertama pejabat tinggi Washington dan Pyongyang berada dalam satu acara yang sama.

Pejabat Gedung Putih mengatakan, wapres berencana menggunakan kunjungannya ke Pyeongchang kali ini untuk melihat upaya Korea Utara dalam "membajak" gelaran olimpiade kali ini dengan sebuah kampanye propaganda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.