Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/02/2018, 16:16 WIB
|
EditorArdi Priyatno Utomo

KYUSHU, KOMPAS.com - Kepolisian Prefektur Saga, Jepang, mengumumkan telah menemukan satu jenazah di lokasi jatuhnya helikopter milik Pasukan Bela Diri.

Sebelumnya pada Senin (5/2/2018), helikopter jenis Apache AH-64 jatuh di kawasan permukiman kota Kanzaki, dan menyebabkan kebakaran.

Japan Today mengabarkan Selasa (6/2/2018), jenazah itu diyakini sebagai salah satu pilot yang mengendalikan helikopter.

Sebelumnya penemuan jenazah itu, polisi menyatakan telah menemukan co-pilot, Sersan Mayor Hiroki Takayama (26) yang dinyatakan telah tewas.

Baca juga : Helikopter Militer Jepang Jatuh di Perumahan, Dua Pilot Diduga Tewas

"Sangat mungkin jenazah yang ditemukan saat ini adalah Letkol Kenichi Saito," ujar Kepolisian Saga dalam pernyataan resminya.

Polisi menjelaskan, jenazah perwira 43 tahun itu ditemukan di bawah helikopter yang jatuh di rumah warga.

Selain menewaskan dua pilotnya, helikopter yang jatuh itu juga melukai bocah perempuan berusia 11 tahun.

Takashi Kawaguchi, ayah bocah itu berkata, putrinya sangat terguncang. "Namun, saat ini kondisinya sudah membaik. Saya tidak bisa mengungkapkan perasaan kami saat ini," ujar Kawaguchi.

Kawaguchi melanjutkan, selain putrinya, di rumah saat itu juga terdapat ibunya. Untungnya, dia berhasil melarikan diri dari kebakaran.

Lebih lanjut, Menteri Pertahanan Itsunori Onodera, dari penyelidikan awal, helikopter itu diduga bermasalah pada rotor utama.

"Rotor utama sudah harus diganti setelah menjalani 1.750 jam terbang," kata Onodera dalam konferensi pers.

Insiden yang melibatkan helikopter angkatan udara Jepang sebelumnya juga terjadi pada 2017 dengan enam kru yang menghilang di kawasan pegunungan. Empat orang menjadi korban tewas.

Baca juga : Dua Helikopter AD Perancis Tabrakan, 5 Tentara Tewas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.