Kompas.com - 05/02/2018, 22:43 WIB
Pesawat tempur Sukhoi Su-25 milik Rusia lepas landasr dari pangkalan militer Hmeimim di provinsi Latakia, Suriah. Vadim Grishankin / Kementerian Pertahanan Rusia / AFPPesawat tempur Sukhoi Su-25 milik Rusia lepas landasr dari pangkalan militer Hmeimim di provinsi Latakia, Suriah.
|
EditorAgni Vidya Perdana

MOSKWA, KOMPAS.com - Kementerian Pertahanan Rusia memerintahkan pesawat tempurnya untuk terbang lebih tinggi saat menjalankan misi di zona perang Suriah.

Kebijakan itu dilaporkan diambil setelah salah satu pesawat militernya jenis Sukhoi Su-25 tertembak jatuh ketika menjalankan misi di atas provinsi Idlib, Suriah, Sabtu (3/2/2018).

Akibat insiden itu, angkatan udara Rusia kehilangan satu pilotnya yang tewas di medan pertempuran.

Dilaporkan surat kabar Izvestia, Kementerian Pertahanan Rusia memerintahkan untuk misi-misi berikutnya, pilot harus menerbangkan pesawat tempurnya di atas ketinggian 16.400 kaki (5.000 meter) agar mereka tetap aman.

Baca juga: Pesawat Tempur Sukhoi Milik Rusia Ditembak Jatuh di Suriah

Disebutkan, instruksi ketinggian terbang itu sebenarnya telah diberlakukan, namun pilot Sukhoi Su-25 dikatakan memiliki sejumlah alasan sehingga akhirnya terbang di ketinggian yang lebih rendah.

Dalam insiden yang terjadi pada Sabtu lalu, pesawat jet Sukhoi Su-25 milik Rusia dilaporkan ditembak jatuh pasukan gerilyawan Suriah menggunakan peluncur roket setelah terbang di ketinggian 13.000 kaki.

"Sangat mengkhawatirkan senjata seperti peluncur roket udara bisa ada di tangan para teroris. Hal itu menjadi bahaya bagi seluruh pemerintahan," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Pilot pesawat jet yang tertembak itu bernama Major Roman Filipov. Dia sempat menyelamatkan diri menggunakan kursi pelontar dan meminta bantuan kepada pangkalan Rusia di Khmeimim.

Namun di darat, perwira 33 tahun itu terlibat kontak senjata dengan milisi Al Nusra yang mendekatinya. Hanya berbekal pistol, Filipov mampu menewaskan dua anggota kelompok tersebut.

Namun pada akhirnya dia terkepung dan memutuskan meledakkan diri dengan granat yang dibawanya agar tidak tertangkap.

Baca juga: Ini untuk Teman-teman Kami!...

Atas jasanya, Mayor Filipov diberi penghargaan tertinggi sebagai Pahlawan Rusia. Presiden Vladimir Putin bakal menyerahkan langsung kepada keluarga pilot asal Vladivostok tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.