Kompas.com - 05/02/2018, 21:51 WIB
|
EditorAgni Vidya Perdana

TEHERAN, KOMPAS.com - Seorang pria terpaksa ditembak petugas keamanan Iran setelah mencoba memaksa masuk gedung kantor kepresidenan, Senin (5/2/2018). Pria itu dilumpuhkan setelah tidak mengindahkan peringatan petugas.

Dilaporkan media lokal, pria yang belum diketahui identitasnya itu mengenakan kain kafan putih dan membawa senjata tajam saat mencoba melewati penjagaan di gedung kantor kepresidenan Iran.

"Saat ini kami sedang mencoba mengidentifikasi pria tersebut dan mencari tahu motivasinya melakukan hal itu," kata Wakil Gubernur Teheran Mohsen Hamedani dikutip kantor berita Fars.

Baca juga: Ikut Unjuk Rasa Antihijab, 29 Perempuan Iran Ditangkap

Kain kafan putih yang dikenakan pelaku diduga menjadi simbol kesiapan untuk mati di tengah aksinya. Namun petugas berhasil melumpuhkan pelaku dengan menembak bagian kakinya.

Anggota kelompok aktivis ultra-konservatif kerap mengenakan kain putih saat melakukan aksinya sebagai simbol kesiapan membela apa yang mereka yakini sampai mati.

Sementara senjata tajam berupa pedang maupun belati dibawa kaum pria di Iran karena menjadi bagian dari pakaian tradisional, meski hal tersebut tetap menjadi pemandangan yang tak biasa di pusat ibu kota.

Petugas kepolisian dilaporkan telah menyita senjata tajam milik warga yang ada di sekitar gedung-gedung pemerintahan.

Pemerintah Iran telah dibuat resah selama beberapa pekan terakhir karena aksi demonstrasi menentang pemerintah yang telah dilakukan sejak Desember 2017 lalu.

Aksi demonstrasi dilancarkan menentang pemerintah yang dipandang telah menyebabkan semakin tingginya inflasi dan angka pengangguran.

Serangkaian aksi protes tersebut telah berubah menjadi seruan kepada Presiden Rouhani dan juga pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khameni untuk segera mengundurkan diri dari jabatan mereka.

Baca juga: Garda Revolusi Iran Klaim Demo Anti-pemerintah Berakhir

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.