Jadi Penjara Selama 3 Bulan, Hotel Ritz Carlton di Saudi Kembali Buka - Kompas.com

Jadi Penjara Selama 3 Bulan, Hotel Ritz Carlton di Saudi Kembali Buka

Kompas.com - 05/02/2018, 09:35 WIB
Hotel Ritz Carlton di Arab Saudi memiliki sekitar 500 kamar. (Sky News) Hotel Ritz Carlton di Arab Saudi memiliki sekitar 500 kamar. (Sky News)


RIYADH, KOMPAS.com - Beberapa hari lagi, Hotel Ritz Carlton Arab Saudi kembali buka untuk umum, setelah selama sekitar tiga bulan dipakai sebagai penjara mewah.

Hotel kelas atas di Riyadh ini telah tutup sejak 4 November 2017, dan digunakan sebagai tempat penahanan dan pusat interogasi lebih dari 300 orang terdiri dari pangeran Saudi, menteri, dan pengusaha.

Mereka tertangkap dalam aksi pemberantasan korupsi yang dikampanyekan oleh pemerintah. Investigasi tersebut diluncurkan oleh Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, yang ditunjuk sebagai pewaris takhta kerajaan pada Juni 2017.

Menurut situs web hotel, seperti dilansir dari Sky News, pemesanan kamar sudah tersedia untuk 11 Februari 2018 dan seterusnya.

Baca juga : Arab Saudi Siapkan Aturan Izinkan Perempuan Jadi Sopir Taksi

Hotel bintang lima ini memiliki pemandangan taman yang indah seluas 21 hektare, kolam renang dalam ruangan, dan menawarkan enam pengalaman bersantap yang berbeda.

Kamar yang paling murah seharga 460 poundsterling semalam atau sekitar Rp 8,7 juta.

Hotel Ritz Carlton di Riyadh pernah menjadi rumah tahanan bagi Pangeran Al-Waleed bin Talal, yang dikenal sebagai Warren Buffet dari Saudi.

Dia dibebaskan akhir bulan lalu, setelah tertangkap dalam operasi pemberantasan korupsi.

Pria berusia 62 tahun itu merupakan keponakan Raja Salman. Dia juga pemimpin Kingdom Holding Company, salah satu pemegang saham terbesar di raksasa perbankan Citigroup. Beberapa saham lainnya terdapat di Twitter, Apple, AOL, eBay dan sebagainya.

Baca juga : Usai Dibebaskan, Pangeran Arab Saudi Kembali Jabat Ketua Perusahaan

Sekitar 56 orang masih dalam tahanan, namun telah dipindahkan. Sementara, 90 lainnya telah dibebaskan tanpa tuduhan.

Banyak dari mereka dibebaskan dengan membayar sejumlah uang tebusan. Sekitar 107 miliar dollar AS telah terkumpul dari penyelidikan yang dilakukan terkait korupsi.


EditorVeronika Yasinta
SumberSky News
Komentar

Terkini Lainnya

Survei Alvara: Elektabilitas Jokowi 46,8 persen, Prabowo 27,2 persen

Survei Alvara: Elektabilitas Jokowi 46,8 persen, Prabowo 27,2 persen

Nasional
Belasan Ribu Surat Suara Pilgub Jateng di Purbalingga Rusak

Belasan Ribu Surat Suara Pilgub Jateng di Purbalingga Rusak

Regional
Kecelakaan Sepeda Motor di Madiun, Tiga Orang Tewas

Kecelakaan Sepeda Motor di Madiun, Tiga Orang Tewas

Regional
Polisi Upayakan Kasus Remaja Curi Koper di Bandara Diselesaikan di Luar Pengadilan

Polisi Upayakan Kasus Remaja Curi Koper di Bandara Diselesaikan di Luar Pengadilan

Megapolitan
Kesaksian Warga soal Ribuan E-KTP yang Tercecer di Bogor

Kesaksian Warga soal Ribuan E-KTP yang Tercecer di Bogor

Regional
Ibu di India Tak Sadar Telah Digigit Ular, Anak Meninggal Usai Menyusu

Ibu di India Tak Sadar Telah Digigit Ular, Anak Meninggal Usai Menyusu

Internasional
Petasan Meledak, Rumah Hancur dan Satu Orang Meninggal Dunia

Petasan Meledak, Rumah Hancur dan Satu Orang Meninggal Dunia

Regional
Tak Peduli Merek, DV Curi Koper Apa Saja yang Ada di Hadapannya

Tak Peduli Merek, DV Curi Koper Apa Saja yang Ada di Hadapannya

Megapolitan
Akibat Galian Resapan Air Tanpa Pembatas, Mobil Terperosok ke Lubang

Akibat Galian Resapan Air Tanpa Pembatas, Mobil Terperosok ke Lubang

Megapolitan
Remaja DV Kerap Lakukan Pencurian Koper di Bandara Sepulang Sekolah

Remaja DV Kerap Lakukan Pencurian Koper di Bandara Sepulang Sekolah

Megapolitan
Anggota Komisi II Minta Kemendgari Jamin Tak Ada Penyalahgunaan E-KTP

Anggota Komisi II Minta Kemendgari Jamin Tak Ada Penyalahgunaan E-KTP

Nasional
Remaja Curi 10 Koper di Bandara Soekarno-Hatta karena Ingin Mengoleksi

Remaja Curi 10 Koper di Bandara Soekarno-Hatta karena Ingin Mengoleksi

Megapolitan
Masuk Lewat 'Exit Gate', Begini Cara Remaja Ini Curi Koper di Bandara

Masuk Lewat "Exit Gate", Begini Cara Remaja Ini Curi Koper di Bandara

Megapolitan
Putin Isyaratkan Ingin Kembali Jabat Posisi Perdana Menteri pada 2024

Putin Isyaratkan Ingin Kembali Jabat Posisi Perdana Menteri pada 2024

Internasional
Enggan Cerita Masalahnya, Pemuda Malah Terjun ke Citarum di Hadapan Teman

Enggan Cerita Masalahnya, Pemuda Malah Terjun ke Citarum di Hadapan Teman

Regional

Close Ads X