Kompas.com - 03/02/2018, 12:14 WIB
Anggota misili Kurdi Suriah berjalan di wilyaha Rajo, di Afrin. AFPAnggota misili Kurdi Suriah berjalan di wilyaha Rajo, di Afrin.
|
EditorAgni Vidya Perdana

DAMASKUS, KOMPAS.com - Komunitas Kurdi Suriah dikejutkan dengan beredarnya rekaman video kekejaman yang menampilkan jenazah milisi perempuan yang dimutilasi. Mereka menuduh tindakan tersebut dilakukan oleh kelompok pemberontak yang didukung Turki.

Seorang pejabat Kurdi mengenali jenazah wanita muda dalam video tersebut sebagai Barin Kobani, yang juga ikut dalam gerakan perlawanan didukung AS mengusir kelompok teroris ISIS dari utara kota Kobane.

"Sekutu teroris Turki telah memutilasi jenazah Kobani, yang merupakan anggota wanita di Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG)," tulis pernyataan kelompok Kurdi Suriah, dikutip AFP, Jumat (2/2/2018).

Baca juga: AS Berjanji Tarik Senjata dari Milisi Kurdi Suriah

Badan Pengawas Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sebuah lembaga yang berbasis di Inggris, mengatakan telah menerima rekaman video tersebut dari anggota pemberontak Suriah yang bertempur bersama pasukan Turki di Afrin.

Pemberontak tersebut mengatakan bahwa rekaman itu dibuat pada Selasa (30/1/2018) setelah pasukan pemberontak menemukan jenazah milisi wanita itu di desa Qurna, dekat perbatasan Turki.

Dalam rekaman tersebut, belasan orang dengan beberapa bersenjata, berkumpul di sekeliling jenazah wanita yang sudah tergeletak di tanah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Komunitas Kurdi mengungkapkan kemarahan akan rekaman video tersebut. Para pengguna media sosial pun membagikan foto Kobani semasa hidup yang sedang tersenyum, bersamaa dengan foto jenazahnya.

"Barin tidak menyerah, dia berjuang sampai mati. Perilaku seperti ini hanya akan memperkuat tekad kita untuk bertahan sampai meraih kemenangan," kata Amad Kandal, seorang pejabat unit wanita YPG.

Anggota milisi pria dan wanita YPG telah mengambil bagian dalam pertempuran oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS untuk mengeluarkan IS dari sebagian besar wilayah Suriah.

Juru bicara Pasukan Demokratik Suriah (SDF) Mustefa Bali turut mengecam aksi dalam video tersebut. Dia menyebut milisi YPG, baik pria maupun wanita telah ikut berperan dalam pertempuran mengusir ISIS dari wilayah Suriah.

"Ini yang menjadi alasan untuk terus melawan Turki dan sekutu-sekutunya. Tak bisa dibayangkan bagaimana mereka melakukan hal itu pada anak-anak perempuan kita jika mereka menguasai lingkungan kita," tulisnya di akun media sosial.

Baca juga: Pasukan Peshmerga Siap Bantu Kurdi Suriah Menghadapi Turki

Militer Turki bersama sekutu pemberontak Suriah telah melakukan serangan ke kota Afrin sejak 20 Januari lalu dengan menargetkan anggota YPG yang telah dianggap sebagai teroris oleh Ankara.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.