Kompas.com - 01/02/2018, 20:47 WIB
Babi hutan. ThinkstockBabi hutan.
|
EditorErvan Hardoko

BEIJING, KOMPAS.com - Seekor babi hutan ditembak mati setelah menyerang seorang pria tua dan menantu perempuannya di sebuah desa di wilayah barat laut China, Rabu (31/1/2018).

Rekaman kamera CCTV memperlihatkan babi hutan berukuran besar itu menyerang pria tua yang sudah tergeletak di tanah.

Sementara empat anggota keluarganya mencoba mengalihkan perhatian babi hutan itu dengan menggunakan sekop.

Babi hutan itu akhirnya pergi tetapi sayang nyawa pria tua tersebut tak bisa diselamatkan karena lukanya yang terlalu parah.

Baca juga : Babi Hutan Bikin Pelatih Valencia Masuk ke Rumah Sakit

Menurut harian Beijing Youth Daily, pria tua bermarga Zhang itu dikejar babi hutan yang beratnya diperkirakan lebih dari 100 kilogram saat dia tengah mengambil batu bara untuk menyalakan tungku.

Zhang tinggal di desa Peiba, wilayah Ziyang, provinsi Shaanxi. Dia tinggal di desa itu bersama istrinya yang sedang sakit, putra dan menantunya.

Selain menyerang Zhang, babi hutan itu juga menyeruduk Xie, sang menantu, hingga terjatuh. Akibatnya Xie mengalami luka cukup parah dan harus dirawat di rumah sakit.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke kepolisian Ziyang yang kemudian mengirim petugas dan penembak jitu untuk memburu babi hutan itu.

Polisi penembak jitu itu akhirnya bisa menembak mati si babi liar dari jarak 40 meter.



Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X