Kompas.com - 01/02/2018, 14:36 WIB
Seorang warga Palestina yang terluka diangkat warga saat aksi protes dan bentrok dengan pasukan Palestina dalam seruan Hari Kemarahan sebagai respons atas pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dekat perbatasan dengan Israel di Jalur Gaza, Jumat (8/12/2017). REUTERS/IBRAHEEM ABU MUSTAFASeorang warga Palestina yang terluka diangkat warga saat aksi protes dan bentrok dengan pasukan Palestina dalam seruan Hari Kemarahan sebagai respons atas pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dekat perbatasan dengan Israel di Jalur Gaza, Jumat (8/12/2017).
|
EditorArdi Priyatno Utomo

RAMALLAH, KOMPAS.com - Sebuah organisasi non-pemerintah yang berbasis di Palestina memaparkan, selama Januari 2018, enam warga Palestina tewas setelah bentrok dengan pasukan Israel.

Laith Abu Naim, remaja berusia 16 tahun, menjadi nama terbaru setelah dia meninggal Selasa (30/1/2018).

Seperti diwartakan Al Jazeera Rabu (31/1/2018), Naim meninggal karena menderita luka akibat ditembak tentara Israel di dekat rumahnya di Ramallah, Tepi Barat.

Maha Abdullah, peneliti hukum dari Al Haq berkata, selain Naim, terdapat tiga remaja lain yang tewas ditembak militer Israel.

Mereka antara lain Firas al-Tamimi (16), Amir Abd al-Hamid Abu Musa'ed (15), serta Ali Omar Qino (17).

Baca juga : Presiden Palestina: Yerusalem Tidak untuk Dijual!

Sementara dua orang sisanya berusia di atas 25 tahun. Yakni Ahmad Abd al-Jaber Salim (28), serta Ahmad Ismail Jarrar (31).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Abdullah mengatakan, selama dua bulan terakhir, militer Israel menggunakan peluru tajam ketika berhadapan dengan demonstran dalam jarak dekat.

"Mereka juga menggunakan peluru karet, gas air mata, dan melancarkan serangan udara terhadap pengunjuk rasa di Jalur Gaza,' tutur Abdullah.

Merujuk Bulan Sabit Merah di Pakistan mencatat, sejak pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel (6/12/2017), 2.900 orang terluka karena terlibat bentrok dengan aparat Israel.

Sementara lebih dari 500 orang ditahan oleh pasukan Israel di seluruh wilayah Palestina.

Halaman:


Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.