Kesulitan Bahan Bakar, Rumah Sakit di Gaza Berhenti Beroperasi

Kompas.com - 31/01/2018, 23:58 WIB
Pasien menjalani perawatan cuci darah di sebuah rumah sakit di Gaza. Getty via The New ArabPasien menjalani perawatan cuci darah di sebuah rumah sakit di Gaza.
|
EditorAgni Vidya Perdana

GAZA, KOMPAS.com - Blokade yang dilakukan pemerintah Israel di Gaza memaksa sebuah rumah sakit untuk berhenti beroperasi sejak Senin (29/1/2018). Penutupan rumah sakit Beit Hanoun tersebut disebabkan kehabisan bahan bakar.

Rumah sakit Beit Hanoun terpaksa menangguhkan layanannya dan memindahkan para pasien ke rumah sakit yang ada di jalur Gaza. Demikian disampaikan juru bicara kementerian kesehatan Ashraf al-Qudra dikutip AFP.

Sebelum benar-benar berhenti beroperasi, rumah sakit Beit Hanoun biasanya melayani hingga 60.000 pasien.

Dan untuk menjaga peralatan di rumah sakit tetap berfungsi dibutuhkan hingga 500 liter bahan bakar setiap harinya guna menghidupkan mesin generator.

Baca juga: ISIS Deklarasikan Perang Melawan Hamas di Jalur Gaza

Namun beberapa hari terakhir, konsumsi listrik semakin meningkat karena cuaca yang mulai dingin, sementara bahan bakar semakin sulit didapat.

Pemerintah Israel telah mempertahankan blokade di Gaza sejak 2008. Hal tersebut dilakukan untuk menghalangi pasukan Hamas dan kelompok ektremis yang berada di Jalur Gaza.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kondisi itu diperburuk permohonan otoritas Palestina kepada Israel untuk mengurangi pasukan listrik ke Gaza hingga 40 persen pada Juni 2017 lalu.

Langkah itu dipandang sebagai bagian dari upaya Presiden Mahmoud Abbas untuk semakin melemahkan pemerintahan Hamas di Gaza. Otoritas Palestina juga baru-baru ini telah sepakat mengakhiri pemotongan pembayaran listrik untuk wilayah itu.

Pemerintah Mesir turut menjaga perbatasan dengan Gaza yang sebagian besar telah ditutup dalam beberapa tahun terakhir, meski tetap memperbolehkan impor sejumlah bahan bakar.

Baca juga: Israel Kembali Lancarkan Serangan Udara kepada Hamas di Gaza



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X