Medan Perang Suriah Jadi Kuburan Tank Leopard Milik AD Turki

Kompas.com - 31/01/2018, 19:33 WIB
Sebuah puing tank Leopard yang hancur di sebuah parit di wilayah utara. Tank-tank ini digunakan dalam operasi militer Euphrates Shields pada 2016. Daily MailSebuah puing tank Leopard yang hancur di sebuah parit di wilayah utara. Tank-tank ini digunakan dalam operasi militer Euphrates Shields pada 2016.
|
EditorErvan Hardoko

DAMASKUS, KOMPAS.com - Tank Leopard yang disebut Jerman sebagai salah satu yang terbaik di dunia ternyata tak berkutik di medan perang Suriah.

Sejumlah foto operasi militer Turki bersandi "Euphrates Shields" yang digelar pada Agustus 2016 memperlihatkan puing-puing Leopard 2 yang hancur akibat ranjau.

Foto yang diambil dari sebuah video yang dirilis ISIS itu memperlihatkan menara meriam tank buatan Jerman itu benar-benar luluh lantak.

Foto lain dari konflik yang sama memperlihatkan Leopard 2 yang hancur lebur teronggok di sebuah parit, dan foto lain memperlihatkan tank itu tak berfungsi di tengah salju.

Baca juga : Ini Dia Pasukan Tank Tempur Perempuan Pertama Milik Israel

Kini, saat Turki memerangi milisi Kurdi Suriah yang disokong AS dan Inggris, tank yang sudah dikembangkan sejak 1970-an itu kembali menunjukkan kelemahannya.

Tank ini dirancang dalam suasana Perang Dingin ini dikondisikan mampu menahan serbuan tentara Uni Soviet. Namun, di Timur Tengah , Leopard 2 terbukti lemah dan mudah hancur jika mendapatkan serangan bertubi-tubi.

Tank dengan harga Rp 76 miliar sebuah itu dikerahkan AD Turki dalam aksi militer bernama sandi "Olive Branch" untuk menggempur milisi Kurdi di wilayah utara Suriah.

Operasi ini ditujukan untuk menghancurkan pasukan Kurdi termasuk mereka yang tergabung dalam Federasi Demokratik Suriah Utara atau dikenal dengan nama Rojava.

Sejauh ini, menurut Lembaga Pemantau HAM Suriah (SOHR), sudah 200 orang tentara Turki dan Kurdi tewas dalam konflik tersebut.

Di peralihan abad, saat hubungan politik Turki dan Jerman masih hangat, Berlin menjual 354 unit tank Leopard 2 ke Ankara. Demikian dikabarkan The National Interest.

Kabarnya, penjualan ini disepakati dengan sejumlah persyaratan. Hingga 2016, tank-tank itu tak boleh digunakan AD Turki untuk menyerang Kurdi.

Baca juga : Inggris Bakal Bayar Sisa Pembelian Tank demi Bebaskan Perempuan yang Ditahan Iran

Namun, pada akhir 2016, ratusan tank Leopard 2 dikirim ke Suriah untuk mendukung operasi militer Turki melawan ISIS.

Setelah ISIS dikalahkan, AD Turki mengalihkan perhatiannya kepada para pejuang Kurdi yang dianggap sebagai kelompok teroris oleh Ankara.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X