Pemerintah Arab Saudi Masih Tahan 56 Tersangka terkait Kasus Korupsi

Kompas.com - 30/01/2018, 23:05 WIB
Hotel Ritz-Carlton di Riyadh yang menjadi tempat penahanan para tersangka kasus korupsi di Arab Saudi. Middle East MonitorHotel Ritz-Carlton di Riyadh yang menjadi tempat penahanan para tersangka kasus korupsi di Arab Saudi.
|
EditorAgni Vidya Perdana

RIYADH, KOMPAS.com - Pemerintah Arab Saudi telah membebaskan sebagian besar tersangka kasus korupsi yang sebelumnya ditahan di sebuah hotel mewah.

Jaksa Agung Arab Saudi, Sheikh Saud Al Mojeb mengatakan pada Selasa (29/1/2018), pemerintah telah berhasil mendapatkan kembali aset sebanyak 107 miliar dolar atau sekitar Rp 1.434 triliun.

Sementara dari total 381 tersangka kasus korupsi yang sebelumnya ditahan, kini tinggal 56 tersangka yang masih ditahan untuk menyelidikan lebih lanjut. Sedangkan tersangka lain telah dibebaskan.

Baca juga: Bebas dari Tahanan, Pangeran Arab Saudi Makin Kaya

Mengutip dari AFP, mereka yang dibebaskan tidak hanya yang telah terbukti tidak bersalah, namun juga mereka yang telah setuju melakukan kesepakatan finansial dengan pemerintah.

Total aset yang berhasil didapatkan kembali oleh pemerintah Saudi sebesar Rp 1.434 triliun berupa properti, surat berharga dan juga uang tunai.

"Jumlah total orang yang dipanggil mencapai 381. Sebagianejumlah  besar dipanggil untuk memberi kesaksian atau bukti," kata jaksa agung dalam pernyataan yang dikeluarkan kementerian informasi.

Sementara itu, Kejaksaan Agung masih menahan 56 orang yang mana masih harus menjalani pemeriksaan terkait kasus kriminal yang lain. Kejaksaan Agung tidak mengungkapkan nama-nama orang yang masih ditahan.

Pada November 2017, otoritas anti-korupsi Saudi melakukan penahanan terhadap ratusan anggota keluarga kerajaan, pengusaha dan pejabat tinggi yang diduga tersangkut kasus korupsi yang merugikan negara.

Baca juga: Uang Tebusan Tersangka Korupsi di Saudi Bakal Tembus Rp 1.300 Triliun

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X