Kompas.com - 30/01/2018, 15:08 WIB
|
EditorVeronika Yasinta


KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Malaysia menjadi negara dengan tingkat pornografi anak secara online tertinggi di Asia Tenggara.

Hal tersebut terlihat dari jumlah alamat IP (IP address) di Malaysia yang mengunggah dan mengunduh foto atau visual pornografi anak.

Banyak orangtua di Malaysia membiarkan anak-anak mereka menggunakan ponsel tanpa pemantauan. Menurut UNICEF, lebih dari 60 persen anak juga menghabiskan waktu di ruang percakapan online di internet setiap hari.

Baca juga: Koleksi Pornografi Anak, Komikus Samurai-X Ditangkap Polisi

Data menunjukkan, hampir 20.000 IP address di Malaysia telah mengunggah dan mengunduh konten pornografi anak. Pada 2015, jumlah IP address mencapai 17.338.

Berdasarkan survei dari Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia, sebanyak 91,6 persen anak usia 10 hingga 17 tahun pada 2015 telah memiliki ponsel sebelum usia 15 tahun.

Sementara sekitar 88,5 persen anak dari kategori tersebut juga mempunyai akun Facebook dan media sosial lainnya.

Survei itu juga mengungkap hanya 35,6 persen orangtua yang memantau kegiatan anaknya.

Baca juga: Pria di Malaysia Tewas Dililit Ular Piton 3,5 Meter di Atas Motor

Data lain yang mengkhawatirkan terkait tren di mana 60 persen anak perempuan dan 40 persen anak laki-laki menemui orang yang mereka temui secara online.

Chen Pei Ling, perwakilan dari organisasi non-pemerintah, PS The Children, mengungkap 3 dari 10 anak yang disurvei pernah bertemu dengan "kekasih online" yang tidak pernah mereka temui sebelumnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.