Kompas.com - 30/01/2018, 14:24 WIB
Dua orang anggota Marinir Rusia tengah mencoba granat berpeluncur roket (RPG) dalam latihan militer yang digelar di Murmansk dengan suhu minus 30 derajat Celcius. CEN via Daily MirrorDua orang anggota Marinir Rusia tengah mencoba granat berpeluncur roket (RPG) dalam latihan militer yang digelar di Murmansk dengan suhu minus 30 derajat Celcius.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

MOSKWA, KOMPAS.com — Kewaspadaan dunia Barat akan militer Rusia terjadi tidak hanya karena Moskwa mempunyai senjata yang canggih.

Kemampuan tempur setiap anggota pasukan "Negeri Beruang Merah" juga unggul karena telah melalui latihan berat.

Seperti dalam video yang dirilis Kementerian Pertahanan Rusia, dilansir dari Daily Mirror, Senin (29/1/2018).

Dalam video tersebut, ditampakkan anggota marinir menggelar latihan di Murmansk, sebuah kota di barat laut Rusia.

Baca juga: Jet Tempur Rusia Tempel Pesawat AS dalam Jarak 1,5 Meter

Mereka menggelar latihan militer menggunakan senapan serbu AK-47, granat berpeluncur roket (RPG), dan berbagai peledak lain.

Kementerian Pertahanan menyatakan bahwa suhu di Murmansk saat itu mencapai minus 30 derajat celsius.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Marinir kami menjalani latihan dalam berbagai cuaca ekstrem agar siap bertempur kapan pun dan di mana pun," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan.

Murmansk, kota terbesar dunia di lingkaran Arktik, adalah benteng Rusia saat Perang Dunia II (kala masih bernama Uni Soviet) dan era Perang Dingin.

Kota tersebut tidak difungsikan sebagai pangkalan militer sejak Perang Dingin berakhir.

Namun, Murmansk tetap menjadi kota pelabuhan utama Samudra Arktik dan tempat terdekat dari Severomorsk, tempat Armada Utara Rusia bernaung.

Sejumlah analis militer menyatakan, seiring tensi ketegangan dengan dunia Barat meningkat, Kremlin disebut mempertimbangkan mengaktifkan Murmansk sebagai benteng.

Selain itu, kompetisi penambangan mineral yang semakin ketat di Arktik mendorong Rusia untuk lebih menempatkan militernya di sana.

Baca juga: Inggris Bangun Sistem Radar Baru untuk Tangkal Rusia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.