Polisi Gaza Larang Perempuan Datang ke Pertandingan Sepak Bola

Kompas.com - 29/01/2018, 18:25 WIB
Sekelompok perempuan menonton pertandingan sepak bola dari balik pagar di stadion kamp pengungsi Nuseirat, Jalur Gaza, Minggu (28/1/2018). MAHMUD HAMS/AFPSekelompok perempuan menonton pertandingan sepak bola dari balik pagar di stadion kamp pengungsi Nuseirat, Jalur Gaza, Minggu (28/1/2018).
|
EditorArdi Priyatno Utomo

GAZA CITY, KOMPAS.com - Sekelompok perempuan hanya bisa memandang dengan pasrah pertandingan antara Al-Nuseirat versus Al-Jalaa.

Pasalnya, mereka hanya bisa menonton laga tersebut dari balik pagar stadion di kamp pengungsi Nuseirat, Jalur Gaza.

Dilaporkan AFP via Arab News Minggu (28/1/2018), Kepolisian Gaza mengeluarkan larangan bagi perempuan untuk datang ke stadion.

Padahal, pertandingan Minggu kemarin seharusnya menjadi momen bersejarah bagi para perempuan itu.

Sebab, di bawah pemerintahan Faksi Hamas, untuk pertama kalinya mereka bakal datang untuk menonton pertandingan di stadion dalam skala besar.

Baca juga : Israel Kembali Memasok Listrik ke Jalur Gaza

Sebelumnya, izin diberikan kepada keluarga pemain yang ingin menonton di stadion.

Pihak panitia telah berkoordinasi dengan aparat keamanan, dan menyediakan tribun khusus perempuan untuk memisahkan mereka dari laki-laki.

"Kami ingin memberi semangat kepada klub Al-Nuseirat. Namun, petugas keamanan menutup pintu di depan wajah kami," keluh Ayat Othman, salah satu perempuan.

Tidak hanya penonton. Kekecewaan juga datang dari Amal Shihadeh, aktivis yang mengusulkan agar perempuan boleh datang ke stadion.

"Para perempuan ingin membuat sejarah dengan pertama kalinya mendukung Al-Nuseirat. Namun, polisi menutup pintu meski ada tribun khusus perempuan," kata Shihadeh.

Sementara Ketua Klub Al-Nuseirat, Farid Abu Yusuf, mengaku tidak masalah dengan kehadiran perempuan di stadion.

"Para pemain sudah meminta ibu, istri, atau saudari mereka agar bersedia menonton. Dalam perkembangannya, semua perempuan ingin datang ke stadion," kata Yusuf.

AFP memberitakan, hingga berita diturunkan, Hamas tidak memberikan komentar atas insiden tersebut.

Baca juga : ISIS Deklarasikan Perang Melawan Hamas di Jalur Gaza



Sumber Arab News
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X