Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/01/2018, 13:13 WIB
Veronika Yasinta

Penulis


LONDON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump berharap pangeran Harry dan tunangannya, aktris asal AS Meghan Markle, hidup bahagia, kendati dia belum tahu apakah akan menjadi salah satu tamu dalam pernikahan mereka pada Mei 2018.

Dalam wawancara dengan ITV News di Inggris yang akan disiarkan pada Minggu (28/1/2018), wartawan veteran asal Inggris, Piers Morgan, mengatakan kepada Trump tentang Markle yang merupakan pendukung Hillary Clinton dalam pemilihan presiden 2016 dan telah menyebut Trump sebagai tokoh yang memecah belah.

Selama wawancara dengan Morgan, Trump mengalihkan pertanyaan mengenai kemungkinan dia menghadiri pesta pernikahan Harry-Markle atau tidak.

Dia menjawabnya dengan ucapan harapan kepada pasangan di kerajaan Inggris itu.

"Baiklah, saya masih berharap mereka bahagia," kata Trump.

Baca juga : Wawancara Langka Pangeran Harry dengan Obama, Apa Isinya?

Wawancara tersebut dilakukan pada Kamis (25/1/2018), saat kunjungan Trump ke Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss.

Daftar tamu untuk pernikahan Pangeran Harry, urutan kelima pewaris tahta Inggris, dan Markle pada 19 Mei 2018 di Kastil Windsor memang belum diumumkan.

Tim media pangeran juga menyatakan undangan belum dikirim kepada para tamu, sehingga belum jelas mengenai daftar final tamu yang diundang.

Sementara, media di Inggris telah penuh dengan spekulasi bahwa Harry mungkin akan mengundang mantan presiden AS Barack Obama dan mencampakkan Trump.

Baca juga : Niat Pinjam Lukisan, Trump Malah Ditawari Toilet Emas 18 Karat

Harry dan Obama juga pernah bertemu dalam beberapa kesempatan, seperti dalam wawancara langka tahun lalu yang disiarkan BBC.

Surat kabar Inggris, Sun, pada Desember tahun lalu, melaporkan, pejabat pemerintah Inggris mendesak Pangeran Harry agar tidak mengundang Obama ke pernikahannya karena bisa memicu kegusaran Trump.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com