Kompas.com - 27/01/2018, 12:14 WIB
Pengungsi Rohingya menanti pembagian bantuan makanan di kamp pengungsian di distrik Ukhia, Bangladesh. Munir Uz Zaman / AFPPengungsi Rohingya menanti pembagian bantuan makanan di kamp pengungsian di distrik Ukhia, Bangladesh.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

COX'S BAZAAR, KOMPAS.com - Di tengah kesimpangsiuran kapan etnis minoritas Rohingya bakal dipulangkan ke Myanmar, mereka bakal menghadapi masalah lain.

Dilansir Sky News Sabtu (27/1/2018), di Bangladesh, musim penghujan diprediksi datang pada Maret mendatang.

Ancaman banjir dan tanah longsor mulai mengancam pengungsi Rohingya di kamp Kutupalong, Distrik Cox's Bazaar, Bangladesh.

Pekerja kemanusiaan PBB di Kutupalong, Richard Evans, mengestimasi ada sekitar 20 persen dari pengungsi Rohingya yang merasakan dampak langsung.

Baca juga : Tenda Pengungsi Rohingya Terbakar, Seorang Wanita dan Tiga Anak Tewas

"Saya perkirakan ada 100.000 dari 560.000 jumlah pengungsi di sini terkena dampak langsung. Mereka menyebutnya bahaya di atas segala bahaya," ujar Evans.

Belum lagi bahaya lain yang harus dihadapi pengungsi seperti kebakaran, ataupun wabah penyakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Khusus penyakit, Evans menyebut difteri menjadi wabah yang menjangkiti ribuan pengungsi sepanjang 2017.

Namun, dengan musim penghujan yang semakin dekat, para dokter mengkhawatirkan jika mulai berkembang penyakit lain.

"Selama musim hujan, penyakit kolera dan diare menjadi umum di sini. Belum lagi demam tifoid," kata Dokter Simour dari lembaga amal Save the Children.

Sebelumnya, Bangladesh mengumumkan penundaan pemulangan orang Rohingya dari Kutupalong Senin (22/1/2018).

Mereka beralasan, verifikasi dan persiapan untuk proses pemulangan masih belum selesai dilakukan.

Myanmar kemudian menyalahkan Bangladesh dengan berkata mereka sejatinya telah siap untuk menerima pemulangan Rohingya.

Baca juga : Pemulangan Ratusan Ribu Pengungsi Rohingya Dipastikan Tertunda



Sumber Sky
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X