Kompas.com - 26/01/2018, 18:42 WIB
|
EditorAgni Vidya Perdana

DHAKA, KOMPAS.com - Anak-anak Rohingya di kamp pengungsian di Bangladesh telah menunjukkan kondisi yang membaik. Namun adanya rencana pemulangan kembali para pengungsi ke Myanmar dikhawatirkan akan membalik kondisi anak-anak tersebut.

"Teman-temanku dibunuh militer dan umat Budha saat kami mencoba melarikan diri. Banyak mayat di mana-mana," kata Sadiya (12), salah satu anak Rohingya yang berhasil mengungsi ke Bangladesh.

"Kalau sekarang kami kembali, mereka akan membunuh kami semua. Saya tidak berpikir kami akan pernah kembali. Saya tidak mau," ujarnya dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca.

Baca juga: Tolak Rencana Pemulangan, Dua Warga Rohingya Ditahan Polisi Bangladesh

Ada juga Mohammad Zubayer, anak berusia 10 tahun yang menjadi yatim setelah ayahnya tewas dibunuh saat serangan di Rakhine. Dia pun memilih untuk tetap berada di pengungsian.

Di pengungsian, Zubayer dapat merasakan bersekolah, sesuatu yang tidak dia dapat di Myanmar. "Saya tidak keberatan tinggal di sini selamanya," kata dia.

Sebanyak ratusan ribu warga Rohingya saat ini berada di Bangladesh setelah melarikan diri dari kekejaman yang dilakukan tentara Myanmar pada Agustus 2017 lalu.

Dua pertiga dari jumlah tersebut merupakan anak-anak, dan Sadiya menjadi satu di antara mereka.

Para pengungsi datang dengan membawa kisah dan pengalaman menyedihkan tentang keluarga mereka yang dibunuh, maupun desa mereka yang dibakar.

Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) memperkirakan, sekitar 170.000 anak-anak Rohingya yang kini berada di pengungsian menderita trauma.

"Kita tahun anak-anak sudah mengalami trauma dan membutuhkan perawatan ahli. Anak akan semakin trauma jika dipaksa kembali," kata wakil direktur eksekutif UNICEF, Justin Forsyth kepada AFP.

Halaman:
Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.