Kompas.com - 26/01/2018, 11:53 WIB
Presiden Joko Widodo disambut PM India Narendra Modi saat berkunjung ke New Delhi untuk menghadiri KTT India-ASEAN. Handout / PIB / AFP Presiden Joko Widodo disambut PM India Narendra Modi saat berkunjung ke New Delhi untuk menghadiri KTT India-ASEAN.
EditorErvan Hardoko

DHAKA, KOMPAS.com - Dalam lawatan ke Bangladesh, bagian dari kunjungan ke lima negara di Asia Selatan, Presiden Joko Widodo berencana mengunjungi kamp pengungsi Rohingnya di Cox's Bazar untuk menyerahkan bantuan.

Menjelang lawatannya Presiden Jokowi menyatakan, Indonesia selama ini "konsisten" menyalurkan bantuan kepada warga Muslim Rohingya yang mengungsi karena kekerasan di negara bagian Rakhine, Myanmar.

Presiden Jokowi saat ini berada di New Delhi, India, untuk menghadiri KTT ASEAN-India setelah sebelumnya berkunjung ke Sri Lanka.

"Ini melanjutkan bantuan yang sudah beberapa kali sampai ke sana. Banyak pengungsi yang masih membutuhkan obat-obatan dan makanan," kata Jokowi, seperti dilansir Kementerian Sekretariat Negara.

Baca juga : Temui PM India, Jokowi Minta Tarif Bea Vegetables Oil Diturunkan

Bantuan dari Indonesia diangkut pesawat Hercules TNI AU dari Jakarta ke Chittagong dan dilanjutkan perjalanan darat selama empat jam ke Cox's Bazar, tempat ratusan ribu pengungsi Muslim Rohingya berada.

"Saya kira konsistensi kita dalam memberikan bantuan ke pengungsi (dari) Rakhine State (Myanmar) jangan diragukan," kata Jokowi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

September tahun lalu, di tengah krisis pengungsi Rohingya, Indonesia mengirimkan 34 ton bantuan kemanusiaan bagi pengungsi Rohingya di distrik terdekat perbatasan Myanmar-Bangladesh itu.

Pejabat KBRI di Dhaka, Fajar mengatakan, selain bantuan dari pemerintah, banyak lembaga bantuan Indonesia yang aktif di kamp pengungsi Rohingya.

"Di sini ada Indonesia Humanitarian Alliance yang bergerak membawa bantuan dari masyarakat Indonesia. Bantuannya banyak sekali," kata dia.

Sekitar 650.000 orang Muslim Rohingya mengungsi ke Bangladesh karena mengalami persekusi dari militer Myanmar, yang tak mengakui mereka sebagai warga negeri itu.

PBB mengecam dan menyebut aksi militer Myanmar itu sebagai "contoh pembersihan etnis". Pemerintah Myanmar sendiri membantah pernyataan tersebut.

Selain Bangladesh dan India, Presiden Jokowi juga akan berkunjung ke Pakistan dan Afghanistan.

Baca juga : Presiden ke Afghanistan, Akankah Taliban Buka Perwakilan di Indonesia?

Di India, presiden menghadiri memperingati 25 tahun hubungan kerjasama India dan ASEAN, selain juga pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.

Jokowi akan bertolak ke Pakistan Jumat (26/1/2018) dan kemudian Bangladesh untuk kunjungan selama dua hari pada Sabtu (27/1/2018). Lawatan akan berakhir di Afghanitan pada Senin (29/1/2018).

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.