Kompas.com - 26/01/2018, 05:49 WIB
Warga Palestina melintas di depan markas besar UNRWA di Gaza. Mohammed Abed / AFPWarga Palestina melintas di depan markas besar UNRWA di Gaza.
|
EditorAgni Vidya Perdana

GAZA, KOMPAS.com - Keputusan Amerika Serikat yang memangkas anggaran dana bantuan untuk Palestina hingga 65 juta dolar AS (sekitar Rp 812 miliar) mengundang reaksi sejumlah pemimpin lembaga bantuan internasional.

Sebanyak 21 pemimpin dari berbagai organisasi bantuan internasional menuliskan surat yang ditujukan kepada para pejabat senior di pemerintahan Presiden AS Donald Trump. Demikian dilansir dari Times of Israel, Kamis (25/1/2018).

Para pemimpin organisasi yang menandatangani surat itu di antaranya dari Save the Children, Oxfam America, CARE USA, Organisasi Pengungsi Internasional, serta Komite Penyelamatan Internasional.

Baca juga: AS Potong Dana Bantuan, Belgia Sumbang Rp 310 M untuk Palestina

Surat tersebut dikirimkan kepada sejumlah petinggi pemerintahan AS, di antaranya Menteri Luar Negeri Rex Tillerson, Menteri Pertahanan Jim Mattis, Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley, serta Penasihat Keamanan Nasional Trump, HR McMaster. Namun surat tidak ditujukan kepada Trump.

Dalam surat itu, mereka mendesak pengembalian anggaran dana bantuan AS untuk Palestina, yang salah satunya akan dialokasikan untuk Badan Bantuan dan Perburuhan PBB (UNRWA) yang mengurus para pengungsi.

Mereka juga mengingatkan risiko dampak dari pemangkasan anggaran bantuan tersebut yang akan mengganggu akses pengungsi dalam mendapatkan makanan, perawatan kesehatan, pendidikan dan bantuan penting lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami khawatir keputusan berdampak pada bantuan kemanusiaan untuk warga sipil tidak didasarkan pada penilaian kebutuhan apapun, namun lebih sebagai hukuman untuk pemimpin politik Palestina dan untuk memaksakan konsesi politik dari mereka," tulis para pemimpin organisasi dalam surat tersebut.

"Jika benar demikian, maka alasan itu sama sekali tidak dapat dibenarkan. Dan dapat menggambarkan kebijakan AS dalam memberikan bantuan kemanusiaan internasional," lanjut isi surat itu.

Juru bicara departemen luar negeri AS Heather Nauert membantah alasan pemangkasan adalah untuk menghukum negara-negara yang menentang keputusan Presiden Trump dalam mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Baca juga: Sumbangan Dibekukan AS, Badan PBB Urusan Pengungsi Palestina Lakukan Ini

Menurutnya, pemerintah AS telah melihat bahwa UNRWA perlu dilakukan reformasi karena ada lebih banyak pengungsi dalam program ini daripada sebelumnya.

Israel juga mengkritik UNRWA dan menuduhnya melindungi para teroris, serta membiarkan warga Palestina tetap menjadi pengungsi bahkan setelah menetap di sebuah kota atau negara baru selama beberapa generasi. Hal itu disebut turut mempersulit kemungkinan resolusi konflik Israel-Palestina.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.