Kompas.com - 25/01/2018, 21:22 WIB
|
EditorArdi Priyatno Utomo

SANA'A, KOMPAS.com - Pasukan pemerintah Yaman menyatakan telah menangkap 27 anak-anak di perbatasan Yaman-Saudi pada pekan lalu.

Seperti diberitakan Arab News Kamis (25/1/2018), anak-anak tersebut ditangkap karena bergabung dengan kelompok pemberontak Houthi.

Kantor berita SPA melansir, anak-anak tersebut dipaksa berperang oleh Houthi untuk mempertahankan kawasan perbatasan.

"Tindakan mereka dalam menggunakan anak-anak untuk berperang sangat keji, dan melanggar hukum internasional," kata seorang kepala polisi yang menahan tentara cilik tersebut.

Saba Net via The National memberitakan, Yaman bakal menyerahkan anak-anak itu kepada organisasi Palang Merah Internasional, dan Bulan Sabit Merah di Saudi.

Baca juga : Houthi Paksa Warga Sipil di Yaman untuk Berperang

Nantinya, mereka bakal dipindahkan ke fasilitas milik Saudi, Pusat Bantuan dan Kemanusiaan King Salman untuk direhabilitasi.

Fasilitas tersebut total menangani sekitar 80 anak-anak yang dipaksa Houthi untuk berperang di garis depan.

Sebelumnya, pasukan pemerintah dilaporkan menangkap 50 anggota milisi Houthi pada 8 Januari lalu.

30 di antara tentara tersebut masih di bawah umur. Bahkan, ada yang masih berusia 10 tahun.

Pada 28 Desember 2012, Houthi dilaporkan mulai berada di instansi publik seperti sekolah hingga perkantoran.

Mereka memaksa warga sipil untuk berperang setelah kehilangan banyak pejuang dan wilayah yang dikuasai.

Ketika mulai melaksanakan operasi perekrutan, Houthi tengah terdesak di garis depan al-Bayda oleh pasukan pemerintah dan koalisi yang dipimpin Saudi.

Sumber internal Houthi menyatakan, jika warga sipil menolak perekrutan tersebut, mereka bakal diculik untuk kemudian ditempatkan di garis depan.

Baca juga : Lebih 300 Tentara Anak ISIS Tewas di Mosul

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.