Kompas.com - 25/01/2018, 20:14 WIB

ANKARA, KOMPAS.com - Turki dan Amerika Serikat dilaporkan terlibat dalam perang komentar pada pekan ini.

Hal itu dipicu oleh telepon yang dilakukan Presiden AS, Donald Trump, kepada koleganya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Dikutip dari The Guardian Kamis (25/1/2018), Gedung Putih awalnya mengeluarkan pernyataan resmi hasil pembicaraan antara Trump dan Erdogan.

Trump dikatakan memperhatikan dengan serius perkembangan operasi militer "Tangkai Zaitun" di Afrin, Suriah.

"Presiden meminta Erdogan agar membatasi operasinya dan tidak menyasar rakyat sipil," ujar Gedung Putih.

Selain itu, Trump juga meminta agar militer Turki agar tidak melakukan hal-hal yang bisa menimbulkan gesekan dengan militer Negeri Paman Sam yang ada di Suriah.

Baca juga : Para Relawan Inggris dan AS Siap Bantu Kurdi Melawan Tentara Turki

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, kantor kepresidenan Turki menyanggah pernyataan tersebut dengan berkata bahwa Trump sama sekali tidak membahas operasi militer di Afrin.

"Kedua pemimpin hanya bertukar pendapat tentang operasi di Afrin," ujar Ankara dalam keterangan resminya.

Selain itu, Turki juga membantah jika Trump menyuarakan kekhawatirannya tentang retorika palsu maupun kondisi internal Turki saat ini.

Sebaliknya, Ankara menyebut Trump justru begitu memperhatikan kritik yang dialamatkan rakyat Turki kepada Washington.

Kritik tersebut antara lain berkaitan dengan tuduhan AS melindungi Unit Perlindungan Rakyat (YPG), serta Fethullah Gulen.

Gulen adalah ulama yang dituding menjadi aktor intelektual percobaan kudeta yang gagal pada 2016.

Sebelumnya, Erdogan mendeklarasikan operasi "Tangkai Zaitun" untuk menghancurkan YPG di Afrin sejak Sabtu pekan lalu (20/1/2018).

Erdogan menuduh YPG, barisan paramiliter Kurdi Suriah, menjadi perpanjangan tangan kelompok pemberontak PKK yang selama ini adalah musuh lama Turki.

Baca juga : Pasukan Peshmerga Siap Bantu Kurdi Suriah Menghadapi Turki



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.