Korban Tewas Serangan Hotel di Afghanistan Capai 40 Orang

Kompas.com - 25/01/2018, 16:31 WIB
Petugas keamanan Afghanistan berada di atap Hotel Intercontinental saat melawan kelompok pria bersenjata di Kabul, Minggu (21/1/2018). (AFP/Wakil Kohsar) Petugas keamanan Afghanistan berada di atap Hotel Intercontinental saat melawan kelompok pria bersenjata di Kabul, Minggu (21/1/2018). (AFP/Wakil Kohsar)
|
EditorArdi Priyatno Utomo

KABUL, KOMPAS.com - Otoritas Afghanistan memberikan perkembangan terbaru mengenai jumlah korban tewas serangan di Hotel Intercontinental Kabul Sabtu pekan lalu (20/1/2018).

Kantor berita AFP memberitakan Kamis (25/1/2018), Juru Bicara Kementerian Kesehatan Wahid Majrooh berkata, total, korban tewas mencapai 40 orang.

"Jumlah itu sudah final," kata Majrooh. "25 di antaranya merupakan warga Afghanistan," lanjutnya. Adapun sisanya merupakan warga asing.

Sebelumnya, empat orang bersenjata menyerang Hotel Intercontinental pada pukul 21.00 waktu setempat.

Baca juga : Empat Orang Pria Bersenjata Serbu Hotel di Afghanistan

Setelah melumpuhkan keamanan, para penyerang memasuki gedung dan melepaskan tembakan ke arah tamu dan staf hotel.

Penyerangan tersebut berakhir 17 jam kemudian setelah para penyerang tewas oleh pasukan khusus Afghanistan.

Pengakuan dari saksi mata dan staf hotel yang selamat menunjukkan para pelaku sengaja mengincar para tamu warga asing.

"Mereka berkata, 'Bunuh para orang asing!'," kata salah seorang staf hotel yang mengaku bernama Hasibullah saat mendapat perawatan di rumah sakit.

Dugaan serangan yang menargetkan warga asing diperkuat pernyataan petugas keamanan.

"Mereka tidak ingin membunuh orang Arghanistan. Peluru dan senjata mereka hanya diarahkan ke warga asing," kata petugas yang tak ingin disebutkan namanya itu.

Adapun 9 warga negara asing yang tewas berasal dari Ukraina. Sisanya berasal dari Yunani, Jerman, dan Kazakhstan.

Baca juga : Teror di Hotel Afghanistan, Taliban Incar Warga Negara Asing

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X