Permohonan Suaka Ditolak, Jerman Pulangkan 19 Warga Afghanistan

Kompas.com - 24/01/2018, 22:58 WIB
Para pengungsi Afghanistan tiba di bandara internasional Kabul setelah dipulangkan pemerintah Jerman pada September 2017 lalu. Pemerintah Jerman kembali memulangkan 19 warga Afghanistan yang tidak mendapat suaka. Wakil Kohsar / AFPPara pengungsi Afghanistan tiba di bandara internasional Kabul setelah dipulangkan pemerintah Jerman pada September 2017 lalu. Pemerintah Jerman kembali memulangkan 19 warga Afghanistan yang tidak mendapat suaka.
|
EditorAgni Vidya Perdana

KABUL, KOMPAS.com - Sebanyak 19 warga Afghanistan yang menuju Jerman untuk mengajukan permohonan suaka telah kembali dipulangkan ke Kabul yang sedang dilanda perang.

Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) menyebut pemulangan dilakukan setelah permohonan suaka mereka ditolak. Para pencari suaka yang dipulangkan mayoritas adalah pria muda.

Mereka disambut perwakilan dari IOM saat tiba di bandara internasional Kabul menggunakan penerbangan khusus dari Duesseldorf yang diberangkatkan Selasa (23/1/2018) malam.

Dilansir dari AFP, asosiasi bantuan Jerman menyatakan, pada awalnya sebanyak 80 pencari suaka asal Afghanistan yang akan dipulangkan.

Baca juga: Pilot Tolak Deportasi Pencari Suaka, 222 Penerbangan Dibatalkan

Namun jumlah tersebut berkurang setelah ada klaim di saat-saat terakhir, serta kondisi kesehatan para pencari suaka yang memburuk.

Sementara pemerintah Jerman menyebut mereka yang ditolak dan dipulangkan adalah orang-orang yang tengah menjalani hukuman serta yang dianggap berbahaya karena diduga terkait kelompok radikal.

Pemerintah Jerman telah menarik kembali staf diplomatiknya dari Afghanistan, kecuali duta besar yang dipindahkan ke kedubes AS, menyebut pemulangan para pencari suaka cukup aman.

Meski pemulangan tersebut dilakukan di tengah sejumlah insiden teror, seperti penyerangan oleh Taliban di hotel di Kabul, serta teror di kantor lembaga amal yang diklaim ISIS di Jalalabad.

Baca juga: Kantor Lembaga Amal di Afghanistan Dibom, 11 Orang Terluka

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.