Kompas.com - 24/01/2018, 12:35 WIB
Seorang pria memimpin kawanan unta selama kontes kecantikan, di Festival Camai Raja Abdulaziz yang diselenggarakan secara tahunan di Rumah, sekitar 160 kilometer timur Riyadh, Arab Saudi, Jumat (19/1/2018). (AFP/Fayez Nureldine) Seorang pria memimpin kawanan unta selama kontes kecantikan, di Festival Camai Raja Abdulaziz yang diselenggarakan secara tahunan di Rumah, sekitar 160 kilometer timur Riyadh, Arab Saudi, Jumat (19/1/2018). (AFP/Fayez Nureldine)
|
EditorVeronika Yasinta


RIYADH, KOMPAS.com — Sebanyak 12 unta didiskualifikasi dari acara kontes kecantikan setelah pemilik mereka ketahuan menyuntikan botoks ke beberapa bagian tubuh unta.

Kontes tahunan tersebut telah dipindahkan ke pinggiran Riyadh dari tempat penyelenggaraan sebelumnya di padang pasir.

Juri kontes akan menilai puluhan ribu unta dari bentuknya. Acara ini merupakan bagian dari festival besar untuk merayakan hewan berpunuk tersebut sebagai simbol dari kehidupan gurun.

"Unta merupakan simbol dari Arab Saudi. Kami biasa melestarikannya karena kebutuhan, tetapi sekarang unta bagian dari rekreasi," ujar ketua juri, Fawzan Al Madi, seperti dilansir dari Newsweek, Selasa (23/1/2018).

Baca juga: Minum Susu dan Kencing Unta, Haruskah Kita Mengikutinya?

Dalam beberapa tahun terakhir, kerajaan Saudi menyelenggarakan festival unta untuk menekankan aspek budaya tradisional sekaligus mendorong reformasi masyarakat.

Dengan total hadiah senilai 57 juta dollar Amerika Serikat atau Rp 759 miliar, tidaklah mengejutkan apabila ada sekitar 30.000 unta yang ikut kontes.

Namun, acara tersebut juga menuai kontroversi setelah berbagai aksi curang terdeteksi. Pemilik unta tak segan menyuntikkan botoks ke hewan gurun tersebut.

"Mereka menggunakan botoks di bagian bibir atas, bibir bawah, hidung, dan bahkan rahangnya," kata Ali Al Mazrouei, salah satu pemilik unta.

"Botoks membuat kepala unta lebih busung sehingga terlihat besar," ucapnya.

Baca juga: Lakukan Operasi Plastik ke Unta, Dokter Hewan di Arab Saudi Ditangkap

Kekhawatiran terhadap kecurangan seperti penggunaan botoks menghantui para peserta dalam acara tahun ini.

"Orang yang ikut kompetisi seharusnya membuat acara ini lebih bernilai, tetapi mereka malah curang," kata Al Mazrouei.

"Denda harus diberlakukan. Di ajang balap unta, siapa pun yang menggunakan obat untuk unta didenda sekitar 50.000 dirham (sekitar Rp 181 juta) di Abu Dhabi," tambahnya.

Sekitar 300.000 orang dilaporkan menghadiri acara tahunan ini yang telah dimulai awal Januari 2018.

Festival unta tidak hanya menawarkan kontes kecantikan, tetapi juga berbagai perlombaan lain, seperti balap unta, dan lelang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X