Tangkal Peredaran Narkoba, Polisi Rotterdam Gelar Razia Fesyen

Kompas.com - 24/01/2018, 12:22 WIB
Ilustrasi Narkoba dan Uang Alfiyyatur RohmahIlustrasi Narkoba dan Uang
|
EditorArdi Priyatno Utomo

ROTTERDAM, KOMPAS.com - Maraknya peredaran narkoba di Rotterdam, Belanda, membuat kepolisian setempat menyiapkan manuver baru untuk menekelnya.

Dilansir Daily Mail Selasa (23/1/2018), setiap petugas bakal menyasar orang-orang dengan penampilan yang mencolok nan mewah.

Kepala Polisi Frank Paauw berkata, secara spesifik, polisi bakal mendekati anak-anak muda yang berpakaian mewah.

Paauw menjelaskan, selama ini jajarannya melihat ada di antara anak muda itu yang mengenakan jam tangan Rolex atau jaket seharga 1.500 euro, sekitar Rp 24,6 juta.

Baca juga : Polisi Tembak Mati Pelaku Sindikat Narkoba Internasional Asal China

"Tentu, di usia seperti mereka, saya yakin mereka belum ada penghasilan tetap. Pertanyaannya, dari mana mereka punya yang untuk membelinya," ujar Paauw.

Pauuw meyakini, uang untuk membeli barang mewah itu bisa jadi berasal dari penjualan narkoba.

Karena itu, polisi bakal mendekati sosok yang diduga sebagai pelaku, dan menanyakan dari mana mereka bisa membeli barang berharga tersebut.

Jika tidak bisa menjelaskan, maka polisi bakal melakukan penyitaan.

Pauuw melanjutkan, anggotanya tidak akan sampai hati untuk menyita pakaian yang dikenakan terduga pengedar.

"Paling banter kami hanya menyita jam tangan Rolex yang sering dianggap simbol status di kalangan anak muda," beber Paauw dilansir dari De Telegraaf.

Sementara juru bicara kepolisian menyatakan, mereka hanya mengincar anak muda yang sudah dipastikan sebagai pengedar.

"Kami juga mengincar bandar yang lebih besar. Biasanya mereka memamerkan mobil Ferrari-nya," kata juru bicara tersebut.

Baca juga : 5 Kepala Ditemukan di Atas Taksi, Diduga Korban Kartel Narkoba Meksiko



Sumber Daily Mail
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X