Koalisi AS Bunuh 150 Pejuang ISIS di Suriah

Kompas.com - 24/01/2018, 09:08 WIB
Marinir AS tengah menampilkan demonstrasi di markas AS di Spanyol. Sejumlah marinir AS yang dikirim ke Suriah untuk melawan ISIS telah diperintahkan kembali. CRISTINA QUICLER / AFPMarinir AS tengah menampilkan demonstrasi di markas AS di Spanyol. Sejumlah marinir AS yang dikirim ke Suriah untuk melawan ISIS telah diperintahkan kembali.
|
EditorVeronika Yasinta


DAMASKUS, KOMPAS.com - Koalisi pimpinan Amerika Serikat yang melawan kelompok negara Islam di Irak dan Suriah ( ISIS) menyatakan telah membunuh sedikitnya 150 anggota militan dalam serangan di lembah sungai Efrat, Suriah.

"Serangan presisi menjadi puncak dari persiapan intelijen untuk mengkonfirmasi markas ISIS dan pusat komando serta kontrol di lokasi yang didukui ISIS di lembah sungai Efrat," tulis pernyataan koalisi tersebut, Selasa (23/1/2018).

Serangan tersebut terjadi di dekat As Shafah. Pasukan Demokratik Suriah yang didukung AS (SDF) membantu dalam pengamatan target.

Baca juga : Berencana Bunuh Biksu, WNI Terduga ISIS Ditangkap di Malaysia

"Kombinasi inteligensi dan pengamatan terus menerus pada target," bunyi pernyataan tersebut.

Serangan yang dilakukan pada Sabtu (20/1/2018) tersebut terjadi ketika AS mendesak Turki untuk menahan diri melawan pasukan Kurdi di sebelah utara Suriah dan fokus memerangi ISIS.

Sebelumnya, pada Selasa (16/1/2018), Turki mengklaim telah membunuh 260 pejuang Kurdi dan ISIS dalam serangan yang berlangsung selama empat hari.

Baca juga : Perempuan Diduga Pengantin ISIS Ditahan di Bandara Inggris

AS telah memberi isyarat untuk menghadirkan militer secara terbuka di Suriah sebagai bagian dari strategi mencegah kebangkitan ISIS.

"Mitra SDF kami masih berjuang untuk membuat kemajuan dan pengorbanan setiap hari, bersama-sama kami berupaya menemukan, menargetkan, dan membunuh teroris ISIS yang berniat menjaga ekstremis di wilayah tersebut," ujar Mayor Jenderal James Jarrad, kepala koalisi AS di Suriah dan Irak.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Internasional
Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Internasional
Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Internasional
Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Ada Bau 'Kaus Kaki Basah', Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Ada Bau "Kaus Kaki Basah", Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X