Spanyol Berniat Perbarui Surat Penangkapan Eropa untuk Puigdemont

Kompas.com - 22/01/2018, 16:59 WIB
Mantan Presiden Catalonia, Carles Puigdemont, memberikan keterangan pers di Brussels, Belgia, menyikapi hasil pemilu di Catalonia (21/12/2017) John Thys/AFPMantan Presiden Catalonia, Carles Puigdemont, memberikan keterangan pers di Brussels, Belgia, menyikapi hasil pemilu di Catalonia (21/12/2017)
|
EditorArdi Priyatno Utomo

MADRID, KOMPAS.com - Jaksa penuntut Spanyol dilaporkan mewacanakan untuk memperbarui Surat Perintah Penangkapan Eropa (EAW) bagi presiden tersingkir Catalonia, Carles Puigdemont.

Wacana tersebut muncul setelah Puigdemont terbang dari tempat pengasingannya di Brussels, Belgia, menuju Kopenhagen, Denmark, Senin (22/1/2018).

AFP memberitakan, Puigdemont datang untuk memenuhi undangan Universitas Kopenhagen.

Media Denmark, TV2, melansir foto-foto Puigdemont tiba di Bandara Kopenhagan, dan langsung disambut wartawan.

Baca juga : Puigdemont: Saya Bisa Memerintah Catalonia dari Belgia

Pemimpin 55 tahun itu datang dalam rangka konferensi soal Catalonia yang dilaksanakan universitas.

Konferensi tersebut bertajuk "Catalonia dan Eropa pada Persimpangan Demokrasi?".

Sebelumnya, Kejaksaan Spanyol siap untuk menjeratnya jika Puigdemont nekat keluar dari Brussels.

Puigdemont dan empat menterinya telah berada di sana sejak 30 Oktober 2017, atau tiga hari pasca-deklarasi kemerdekaan Catalonia (27/10/2017).

Spanyol menuding Puigdemont telah melakukan tindakan pemberontakan, dengan ancaman hukuman 30 tahun penjara jika terbukti.

Namun, keinginan jaksa penuntut untuk menjerat Puigdemont yang berada di Denmark bisa menemui halangan.

"Juri tidak memiliki kewajiban untuk menyetujui permintaan yang diajukan jaksa," kata AFP dalam laporannya.

Baca juga : Samakan PM Spanyol dengan Hitler, Puigdemont Dikecam

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Israel dan Palestina, Apa Respons Dunia?

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Israel dan Palestina, Apa Respons Dunia?

Internasional
Tangkal Virus Corona, Singapura Terbitkan Kebijakan Baru

Tangkal Virus Corona, Singapura Terbitkan Kebijakan Baru

Internasional
50 Tentara AS Terluka akibat Serangan Rudal Iran

50 Tentara AS Terluka akibat Serangan Rudal Iran

Internasional
Trump Umumkan Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Apa Isinya?

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Apa Isinya?

Internasional
China Umumkan Kasus Kematian Baru, Korban Meninggal Virus Corona Capai 132 Orang

China Umumkan Kasus Kematian Baru, Korban Meninggal Virus Corona Capai 132 Orang

Internasional
AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X