Berupaya Pulihkan "Shutdown", Trump Kerja Keras di Akhir Pekan

Kompas.com - 22/01/2018, 10:16 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berada di mejanya di Oval Office, Gedung Putih. (Foto Resmi Gedung Putih via The Telegraph) Presiden Amerika Serikat Donald Trump berada di mejanya di Oval Office, Gedung Putih. (Foto Resmi Gedung Putih via The Telegraph)
|
EditorVeronika Yasinta


WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Gedung Putih merilis sejumlah foto yang menunjukkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terlihat kerja keras sepanjang akhir pekan, untuk mencegah kelanjutan "shutdown".

Pemerintah federal AS mengalami shutdown atau tutup pada Sabtu (20/1/2018) hingga waktu yang tidak ditentukan, karena Partai Demokrat dan Partai Republik terus mengalami kebuntuan soal anggaran pemerintan 2018.

Trump memilih menghabiskan perayaan setahun pelantikannya sebagai presiden dengan berada di belakang meja kerjanya, ketimbang merayakannya dalam sebuah pesta yang direncanakan berlangsung di Mar a Lago, Florida.

Pria berusia 71 tahun itu berupaya untuk mencari jalan memecahkan krisis yang terjadi.

Baca juga : Setahun Pertama Trump, AS Terancam Shutdown

Foto yang dirilis pada Sabtu (20/1/2018) menunjukkan Trump berjalan di lorong sektor sayap barat (West Wing) Gedung Putih dari Oval Office.

Presiden AS Donald Trump berjalan di lorong West Wing, Gedung Putih. (Foto Resmi Gedung Putih via Telegraph) Presiden AS Donald Trump berjalan di lorong West Wing, Gedung Putih. (Foto Resmi Gedung Putih via Telegraph)

Gambar lain memperlihatkan Trump dengan wajah kaku memegang telepon dan mengarahkannya ke telinga, untuk menerima kabar terbaru dari Capitol Hill.

Dia nampak mengenakan topi baseball, dengan tulisan "Make America Great Again".

Gambar ketiga yang dirilis Gedung Putih menunjukkan Trump dikelilingi oleh staf senior, termasuk Ivanka Trump, menantu laki-lakinya Jared Kushner, direktur komunikasi Hope Hicks, dan sekretaris pers Sarah Sanders.

Presiden AS Donald Trump bersama staf Gedung Putih. (Foto Resmi Gedung Putih via The Telegraph) Presiden AS Donald Trump bersama staf Gedung Putih. (Foto Resmi Gedung Putih via The Telegraph)

Foto-foto yang dirilis Gedung Putih juga menuai kritik dari pengguna media sosial.

Mereka menganggap Trump dan stafnya tidak tahu bagaimana membuat foto yang benar-benar memperlihatkan kerja keras Trump.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Internasional
Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Internasional
Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Internasional
Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Internasional
Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Internasional
Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Internasional
Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Internasional
Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X