Kompas.com - 20/01/2018, 21:56 WIB
|
EditorArdi Priyatno Utomo

BERLIN, KOMPAS.com - Jerman mengumumkan bakal menghentikan sementara ekspor senjata ke negara-negara yang terlibat konflik di Yaman.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh juru bicara Kanselir Angela Merkel, Steffen Seibert Jumat (19/1/2018).

Dilansir Deutsche Welle, keputusan itu dibuat di saat pembicaraan untuk membentuk koalisi pemerintahan tengah terjadi antara partai pimpinan Merkel, Kristen Demokrat (CDU), dengan Sosial Demokrat (SPD).

Sejak pemilu 24 September 2017, Merkel belum membentuk pemerintahan dikarenakan partai oposisi tidak sejalan dengan visi-misinya.

Dalam pembicaraan awal antara CDU dan SPD, salah satu poin penting yang disepakati adalah Jerman tidak akan menjual senjata ke negara dengan tingkat penghargaan HAM rendah.

Baca juga : HRW: Perang di Yaman Coreng Citra Reformis Putra Mahkota Saudi

Sebab, isu tersebut selalu menjadi bahan utama yang dipakai oposisi untuk menyerang Merkel.

"Saat ini, kami tidak akan menerima permintaan ekspor yang tak sejalan dengan hasil pembicaraan awal," ujar Seibert di akun Twitternya.

Arab Saudi dilaporkan menjadi negara pembeli utama alutsista Jerman.

Pada kuartal ketiga 2017, perdagangan senjata kedua negara dilaporkan senilai 450 juta euro, atau sekitar Rp 7,3 triliun.

Pada Maet 2015, Saudi memimpin koalisi negara Arab untuk mengintervensi Yaman, dan memerangi pemberontak Houthi. Sebab, Houthi diduga mendapat sokongan dari Iran.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.