Senator Schumer: Trump yang Harus Disalahkan karena "Shutdown"

Kompas.com - 20/01/2018, 16:27 WIB
Senator asal Partai Demokrat, Chuck Schumer, berbicara mengenai agenda Demokrat di Washington Rabu (17/1/2018). ALEX WONG/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/AFPSenator asal Partai Demokrat, Chuck Schumer, berbicara mengenai agenda Demokrat di Washington Rabu (17/1/2018).
|
EditorArdi Priyatno Utomo

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Anggota Senat Amerika Serikat ( AS) asal Partai Demokrat, Chuck Schumer, menanggapi tudingan yang diarahkan kubu Presiden Donald Trump kepadanya.

Pasca-AS mengalami penghentian pelayanan pemerintahan (Government Shutdown), Gedung Putih langsung melansir pernyataan yang menuduh Schumer seharusnya bertanggung jawab atas insiden itu.

Sebab, karena Schumer getol memperjuangkan program perlindungan imigran anak-anak (DACA), maka Kongres dan pemerintah gagal mencapai kesepakatan soal anggaran 2018.

Schumer kemudian merespon dengan berkata bahwa seharusnya Trump-lah yang harus bertanggung jawab atas terjadinya Shutdown.

Sebab, Jumat (19/1/2018) malam sebelum tenggat waktu berakhir, Trump mengajak Schumer bertemu di Ruang Oval Gedung Putih.

Baca juga : Setahun Pertama Trump, AS Terancam Shutdown

Dalam pertemuan yang berlangsung selama 90 menit, Trump dan Schumer terus berdiskusi tentang kemungkinan pembahasan anggaran bisa diperpanjang hingga Februari.

Schumer masih tetap berusaha memperjuangkan DACA bisa diaktifkan kembali.

Sebagai penawaran tambahan, Schumer menyatakan siap untuk menuruti permintaan Trump mengenai anggaran pembangunan tembok perbatasan dengan Meksiko dan pertahanan.

"Saya bahkan siap untuk mendukungnya secara langsung," kata Schumer seperti dilansir NBC News.

Namun, penawaran tersebut nyatanya tidak membuat Trump tertarik sehingga pembahasan anggaran menjadi kolaps yang berujung kepada Shutdown.

"Jadi, segala kesalahan seharusnya ditimpakan ke bahu Presiden Trump. Tidak ada orang lain yang patut disalahkan selain dia," kecam Schumer.

Bahkan, di Twitter, dia memposting beberapa video penggalan wawancara Trump yang terjadi pada 2011 dan 2013.

Dalam video tersebut, Trump mengatakan, presiden adalah orang yang seharusnya menyatukan kubu yang berseberangan.

Baca juga : AS Shutdown, Gedung Putih Salahkan Demokrat

"Jadi, jika sampai terjadi Shutdown, itu bakal menjadi preseden buruk bagi seorang presiden," ujar Trump kala itu.

Schumer kemudian menambahkan caption "Trump seharusnya mengingat setiap kata-katanya ini. Shutdown ini bakal diingat sebagai Trump Shutdown".

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber NBC News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Internasional
Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

Internasional
Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X