Kompas.com - 19/01/2018, 11:18 WIB
|
EditorVeronika Yasinta


TRABZON, KOMPAS.com - Para ahli di Turki dengan menggunakan dua crane sukses mengangkat badan pesawat penumpang yang tergelincir dari landasan pacu dan nyaris jatuh ke laut, di bandara Trabzon.

Pada Kamis (18/1/2018), pesawat Boeing 737-800 milik maskapai Pegasus Airlines mendarat secara normal pada Sabtu (13/1/2018) malam  setelah terbang dari Ankara.

Namun, pesawat yang membawa 162 penumpang itu tergelincir hingga melewati batas landasan dan berhenti di tepian Laut Hitam, beberapa meter dari garis laut.

Sejak insiden tersebut, burung besi itu tetap berada di lereng curam di dekat bandara selama empat hari, dengan hidungnya yang menahan gravitasi di area berlumpur.

Baca juga : Keajaiban di Trabzon, Semua Penumpang dan Kru Pesawat Turki Selamat

Selama operasi pengangkatan berlangsung, otoritas Turki menutup semua lalu lintas penerbangan di bandara Trabzon. Penerbangan dialihkan ke bandara terdekat, Ordu-Giresun.

Otoritas Turki mengirim dua crane dari Ankara dan Samsun untuk mengangkat badan pesawat dan berlangsung total selama 11 jam.

Para ahli mengikat kabel di sekeliling sayap pesawat seperti membentuk sebuah ayunan.

Kemudian, mereka mengangkatnya dengan crane dalam dua operasi jam yang sangat rumit, sebelum membuat posisinya menjadi horisontal sehingga dapat dipindahkan tanpa kerusakan lanjutan.

Detik-detik pengangkatan badan pesawat Turki milik Pegasus Airlines. (Aytekin Kalender/Dogan News Agency/AFP) Detik-detik pengangkatan badan pesawat Turki milik Pegasus Airlines. (Aytekin Kalender/Dogan News Agency/AFP)

Kerumunan orang di sekeliling badan pesawat nampak kegirangan. Tak hanya itu, mereka yang melihat operasi pengangkatan pesawat dari luar pagar bandara dan di kapal-kapal laut juga gembira menyambut keberhasilan tersebut.

Selanjutnya, bahan bakar di dalam pesawat harus dikosongkan dan dibawa ke hangar, di mana barang-barang milik penumpang akan dikeluarkan.

Seluruh penumpang dan kru pesawat selamat dalam peristiwa itu. Salah satu penumpang menyebutnya sebagai keajaiban karena tak ada korban jiwa dan pesawat tidak masuk ke laut.

Pilot pesawat mengaku mengalami lonjakan mendadak dari salah satu mesin saat menyentuh landasan pacu.

Hingga kini, belum ada rincian resmi penyebab teknis tergelincirnya Pegasus Airlines, meskipun di foto yang beredar terlihat salah satu mesin lepas dan jatuh ke laut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.