Kompas.com - 18/01/2018, 21:03 WIB
Presiden tersingkir Catalonia, Carles Puigdemont, berbicara di depan 200 pendukungnya di Brussels, Belgia. (7/11/2017) John Thys/AFPPresiden tersingkir Catalonia, Carles Puigdemont, berbicara di depan 200 pendukungnya di Brussels, Belgia. (7/11/2017)
|
EditorArdi Priyatno Utomo

BRUSSELS, KOMPAS.com - Manuver politik yang dilakukan mantan Presiden Catalonia, Carles Puigdemont, untuk menjatuhkan citra pemerintah Spanyol kali ini menuai kecaman.

Penyebabnya, Puigdemont memposting sebuah video berdurasi dua menit di akun Twitternya Rabu (17/1/2018).

Dalam video tersebut, Puigdemont menunjukkan aksi represif yang dilakukan otoritas keamanan Spanyol ketika Catalonia menggelar referendum kemerdekaan pada 1 Oktober 2017.

Setelah itu, video berlanjut dengan deklarasi kemerdekaan Spanyol yang didengungkan Puigdemont 27 Oktober 2017.

Spanyol, melalui Perdana Menteri Mariano Rajoy, menanggapinya dengan mengaktifkan Artikel 155 Konstitusi 1978.

Artikel tersebut memberi kewenangan penuh kepada Madrid untuk menghapus status otonomi khusus Catalonia, membubarkan pemerintahan di sana, dan menggelar pemilu.

Baca juga : Presiden Tersingkir Catalonia Berpeluang Kembali?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Video itu dilengkapi kicauan bahwa Spanyol hanya mengerti kekerasan, teror, dan mengganggu kedaulatan sebuah wilayah.

Puigdemont berkata, Catalonia bakal tetap tegak untuk memperjuangakan kemerdekan mereka.

"Panjang umur negara, dan panjang umur Catalonia yang merdeka!" demikian kicauan Puigdemont.

Nah, seperti dilansir The Guardian, yang jadi masalah adalah di adegan Rajoy, Puigdemont menyandingkannya dengan pemimpin Nazi Jerman, Adolf Hitler.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.