Kompas.com - 18/01/2018, 20:54 WIB
PM Kamboja Hun Sen. NOEL CELIS / AFP PM Kamboja Hun Sen.
|
EditorErvan Hardoko

PHNOM PENH, KOMPAS.com - Perdana Menteri Kamboja Hun Sen menunjuk menantunya menjadi wakil kepala kepolisian nasional dalam langkah yang ditujukan untuk menghadapi pemilihan umum tahun depan,

Dy Vichea, yang menikahi putri tertua Hun Sen, dipromosikan ke jabatan bergengsi itu pada Selasa (16/1/2018). Demikian menurut dekrit pemerintah yang diperoleh Reuters pada Kamis (18/1/2018).

Penunjukan itu terjadi di tengah menghangatnya situasi politik di Kamboja, termasuk upaya pemerintah membungkam kritik, organisasi HAM, dan media independen.

"PM Hun Sen nampaknya berusaha memperkokoh kendalinya terhadap pemerintahan dan bisnis di Kamboja. Dan menunjuk menantunya sebagai wakil kepala kepolisian adalah bagian dari upaya itu," kata Phil Robertson, wakil direktur Human Right Watch (HRW) Asia.

Baca juga : PM Hun Sen Bantah Yingluck Singgah di Kamboja Sebelum ke Dubai

Pada hari Minggu lalu, Hun Sen memperingati 33 tahun kekuasaannya dan bertekad untuk tetap menduduki jabatannya hingga beberapa tahun ke depan.

Kelompok oposisi utama, Partai Penyelamat Nasional Kamboja (CNRP), yang didukung generasi muda yang gerah dengan korupsi dan nepotisme di negeri itu, dibubarkan pada November lalu atas keinginan pemerintahan Hun Sen.

Sementara itu, para lawan politik Hun Sen di pengasingan mengatakan, mereka telah membentuk sebuah gerakan baru menyusul pembubaran partai oposisi tersebut.

Menteri Dalam Negeri Kamboja, Khieu Sopheak mempertahankan keputusan Hun Sen menunjuk menantunya itu. Sopheak membandingkan langkah ini dengan keputusan Presiden Donald Trump yang menunjuk putrinya, Ivanka Trump, sebagai penasihat.

"Tak ada undang-undang yang melarang pemerintah untuk menunjuk dia (Dy Vichea)," ujar Sopheak seperti dikutip Reuters.

Di Kamboja, bisnis dan pemerintahan saling berkelindan dan keluarga pemimpin negara mengendalikan sebagian besar perusahaan besar di negeri tersebut.

Baca juga : PM Kamboja Hun Sen Puji dan Dukung Trump Jadi Presiden AS, Kenapa?

Sebagai tambahan, Kepala Kepolisian Kamboja Neth Savoeun menikahi kemenakan Hun Sen. Sedangkan putri sang perdana menteri, Hun Mana adalah pemimpin harian Kampuchea Thmey Daily, Bayon TV, dan sejumlah stasiun radio serta beberapa perusahaan.

Sedangkan putra sulung Hun Sen, Letnan Jenderal Hun Manet adalah wakil panglima angkatan bersenjata dan diyakini akan menggantikan ayahnya memimpin Kamboja.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X