Mnangagwa Janjikan Pemilu di Zimbabwe Digelar Juli 2018

Kompas.com - 18/01/2018, 16:42 WIB
Mantan wakil presiden Zimbabwe, Emmerson Mnangagwa JEKESAI NJIKIZANA/AFPMantan wakil presiden Zimbabwe, Emmerson Mnangagwa
|
EditorArdi Priyatno Utomo

HARARE, KOMPAS.com - Presiden Zimbabwe, Emmerson Mnangagwa, menjanjikan untuk menggelar pemilu pasca-kudeta yang menggulingkan Robert Mugabe.

Dilansir media Zimbabwe The Herald Kamis (18/1/2018), Mnangagwa mengucapkan janji tersebut di sela pertemuan dengan Presiden Mozambik, Filipe Nyusi, di Maputo.

Sebelumnya, kudeta yang digulirkan militer di bawah pimpinan Constantino Chiwenga pada 14 November 2017 mengakhiri 37 tahun masa kekuasaan Mugabe.

Kudeta tersebut terjadi setelah Mugabe melakukan aksi pembersihan di partai berkuasa, Zanu-PF, dan kabinet pemerintahannya demi memuluskan jalan sang istri, Grace Mugabe, menjadi penggantinya.

Baca juga : Zimbabwe Selidiki Dugaan Penyuapan Gelar Doktoral Grace Mugabe

Mnangagwa, yang merupakan sekutu dekat Mugabe, termasuk di dalam sosok yang ditendang keluar oleh eks pemimpin berusia 93 tahun tersebut.

Presiden ketiga Zimbabwe itu melanjutkan, dia bakal menggelar pemilu antara akhir Juli atau awal Agustus mendatang.

"Saya yakin pemilu yang berlangsung bakal damai, dan menguntungkan rakyat," kata Mnangagwa.

Presiden berumur 75 tahun tersebut melanjutkan, dia menjanjikan pemilu yang adil, demokratis, dan transparan.

Sebab, seperti dilansir AFP, saat era Mugabe, pemilu selalu dirusak oleh penggelembungan suara, intimadi kubu Mugabe, dan tekanan yang diberikan kepada oposisi.

"Saya yakin, dengan pemilu ini, maka Zimbabwe bakal layak disebut negara demokratis," ujar Mnangagwa kembali.

Baca juga : Tentara Zimbabwe Dijanjikan Imbalan demi Lengserkan Rezim Mugabe



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X