Kompas.com - 18/01/2018, 12:39 WIB
Bendera Unifikasi Korea yang nantinya bakal dipakai di Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang, 9-25 Februari 2018 mendatang. Sky NewsBendera Unifikasi Korea yang nantinya bakal dipakai di Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang, 9-25 Februari 2018 mendatang.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

SEOUL, KOMPAS.com - Korea Utara (Korut) dan Korea Selatan (Korsel) telah sepakat untuk berjalan bersama pada upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang 9 Februari mendatang.

Sky News melaporkan Kamis (18/1/2018), kedua negara bakal berjalan dengan bendera unifikasi Korea.

Bendera tersebut bergambar Pulau Korea secara utuh berwarna biru dengan latar belakang putih.

Terakhir dua negara Korea menggunakan bendera tersebut adalah saat Olimpiade Musim Dingin di Turin, Italia, pada 2006.

Baca juga : Korea Utara Siap Kirim Grup Orkestra ke Olimpiade Pyeongchang

Selain itu, Korut juga sepakat untuk mengirim 550 delegasi selama perhelatan Olimpiade.

550 orang tersebut terdiri dari 230 pemandu sorak, 140 anggota orkestra, dan 30 taekwondo-in sebagai laga ekshibisi.

Adapun 140 orang anggota orkestra tersebut bakal bermain di ibu kota Korsel, Seoul, dan Gangneung, kota yang menjadi tuan rumah event perlombaan musim dingin lain.

Selain itu, kedua Korea juga sepakat untuk membentuk tim gabungan hoki es putri.

Sementara itu, Jepang memperingatkan Korsel maupun komunitas internasional agar tidak mengendurkan tekanan kepada Korut.

"Fakta bahwa Korut mengajak Korsel untuk dialog menunjukkan bahwa sanksi memberikan efek," kata Menteri Luar Negeri Jepang, Taro Kono.

Pernyataan Kono membuat media propaganda Korut, Rodong Sinmun, mengkritik Jepang sejak awal tidak berniat untuk menciptakan perdamaian di Semenanjung Korea.

"Pengenduran tensi di Semenanjung Korea tidak disukai Jepang yang sejak awal berniat untuk menghembuskan perang," kecam Rodong Sinmun.

Baca juga : Kini, Warga AS Harus Siapkan Surat Wasiat jika Ingin ke Korut



Sumber Sky
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X