Pria di Rusia Bakar Diri sebagai Aksi Protes terhadap Korupsi

Kompas.com - 18/01/2018, 11:56 WIB
Ambulans Rusia Ambulans Rusia
|
EditorVeronika Yasinta


MOSCOW, KOMPAS.com - Seorang pria di Rusia membakar diri sebagai wujud protes terhadap tindakan korupsi di negaranya.

Aksi bakar diri tersebut dilakukan oleh Dmitry Rudov (39) di depan gedung pemerintahan wilayah selatan Rusia, Balai Kota Ishimbay, pada Senin (15/1/2018).

Dilansir dari The Moscow Times, Rabu (17/1/2018), pria berprofesi sebagai staf teknik listrik itu pernah mengirimkan surat ke Presiden Vladimir Putin pada bulan lalu, setelah dia dipecat dari perusahaan lokal Gazprom.

Baca juga : Trump: Soal Korea Utara, Rusia Tidak Membantu Sama Sekali

Dia mengaku menderita sakit parah, kehilangan kesadaran, dan tidak mendapatkan tunjangan disabilitas.

"Saya berharap bisa bertahan tanpa pengobatan sampai pemilihan Anda," tulisnya.

Rudov sempat dilarikan ke rumah sakit di Bashkortostan, akibat luka bakar yang dideritanya mencapai 80 persen hingga 85 persen.

Pada Selasa (16/1/2018), tim medis menyatakan Rudov meninggal dunia.

Baca juga : Mayoritas Warga Rusia Percaya Negaranya Bermusuhan dengan AS

Saksi mata yang melaporkan insiden tersebut telah mendengar Rudov meneriakan kata "korupsi" sambil menuang bensin ke tubuhnya di depan gedung pemerintahan.

Newsweek melaporkan korupsi menjadi isu penting di Rusia. Kendati Putin secara konsisten menjadi politisi paling populer, namun lemahnya pemberantasan korupsi menjadi kritik terbesar baginya.

Banyak warga Rusia yang tidak yakin terhadap kemampuan Putin dalam memberantas korupsi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X