Presiden Tersingkir Catalonia Berpeluang Kembali?

Kompas.com - 17/01/2018, 21:45 WIB
Pemimpin tersingkir Catalonia Carles Puigdemont belum akan kembali ke Spanyol meski sudah tidak ada lagi surat penangkapan untuk dirinya. EMMANUEL DUNAND / AFPPemimpin tersingkir Catalonia Carles Puigdemont belum akan kembali ke Spanyol meski sudah tidak ada lagi surat penangkapan untuk dirinya.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

BARCELONA, KOMPAS.com - Parlemen Catalonia menggelar pertemuan di ibu kota Barcelona Rabu (17/1/2018) waktu setempat.

Ini merupakan pertemuan pertama pasca-pemilu 21 Desember 2017 atas perintah Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy.

Rajoy memerintahkan pemilu ulang setelah membubarkan pemerintahan, dan membekukan status otonomi khusus Catalonia pada 27 Oktober 2017.

Langkah tersebut dilakukan setelah di saat yang sama, Catalonia mendeklarasikan kemerdekannya pasca-referendum 1 Oktober 2017.

Dalam pertemuan pertama parlemen, muncul wacana untuk kembali mengembalikan status presiden tersingkir Catalonia, Carles Puigdemont.

Baca juga : Puigdemont Disarankan Pertimbangkan Lagi Langkah Kembali ke Catalonia

Puigdemont dan empat menterinya bersembunyi di Brussels, Belgia, sejak 30 Oktober 2017 sejak Spanyol membekukan status otonomi Catalonia.

Diberitakan Sky News Rabu (17/1/2018), secara teori, wacana untuk mengembalikan jabatan pemimpin Catalonia kepada Puigdemont bisa terjadi.

Sebab, 70 dari 135 anggota parlemen diisi oleh partai pendukung kemerdekaan.

Apalagi, agenda pertama parlemen Catalonia adalah memilih ketua. Pro-kemerdekaan berusaha menempatkan anggotanya agar kans Puigdemont kembali semakin besar.

Namun, terdapat satu ganjalan utama yang membuat Puigdemont batal menjadi Presiden Catalonia.

Dalam pernyataan Rajoy, sosok yang dipilih menjadi presiden harus hadir dan menempati kantornya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky,The Times
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X