Kompas.com - 17/01/2018, 19:15 WIB
|
EditorArdi Priyatno Utomo

Krahenbuhl menyatakan, jika UNRWA sampai kekurangan dana, maka masa depan organisasi dan para pengungsi Palestina bakal terancam.

"Jadi, dalam beberapa hari mendatang, saya akan meluncurkan kampanye penggalangan dana untuk memastikan organisasi ini berjalan seterusnya," tegas Krahenbuhl.

Krahenbuhl berujar, program pengalangan dana tidak hanya menyasar negara donor yang ada di kawasan Timur Tengah.

"Namun juga setiap masyarakat di segala penjuru Bumi yang peduli dengan nasib pengungsi Palestina," kata Krahenbuhl.

Sementara itu, juru bicara UNRWA, Chris Gunnes menuturkan, dana 60 juta dolar yang diberikan AS masih cukup untuk menggelar sekolah maupun rumah sakit.

"Namun yang pasti, kami menghadapi krisis anggaran sepanjang sejarah berdirinya UNRWA," ujar Gunnes dikutip kantor berita AFP.

Baca juga : Setelah Pakistan, Trump Ancam Putus Bantuan ke Palestina

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.