Sepanjang Desember, Matahari Hanya Bersinar 6 Menit di Moskwa

Kompas.com - 17/01/2018, 16:34 WIB
Lapangan Merah, Moskwa.AFP Lapangan Merah, Moskwa.

MOSKWA, KOMPAS.com - Musim dingin di Rusia sudah dikenal sebagai salah satu yang terburuk di dunia. Selain suhu yang amat dingin, kegelapan menyelimuti hampir sepanjang hari.

Tahun lalu, Moskwa mengalami bulan Desember paling gelap dengan hanya menikmati enam menit sinar matahari di sepanjang bulan kedua belas tersebut.

Di tahun-tahun sebelumnya, setidaknya Moskwa menikmati satu jam sinar matahari di bulan pengujung itu. Namun, durasi matahari bersinar menurun drastis tahun lalu.

Stasiun meteorologi di Universitas Moskwa melaporkan, sepanjang Desember itu, matahari hanya bersinar selama 6-7 menit. Demikian dikabarkan kantor berita TASS.


Baca juga : Tempat Terdingin di Dunia Berpenduduk 500 Jiwa, di Manakah Itu?

Sebelumnya, Desember tergelap di Moskwa tercatat pada 2000 ketika matahari bersinar hanya tiga jam selama 30 hari.

Menurut Roman Vilfand, kepala Pusat Meteorologi Rusia, meski demikian secara umum cuaca Moskwa sepanjang Desember cukup baik karena masih "lebih panas" dibanding suhu rata-rata di berbagai lokasi.

Misalnya suhu di kawasan kaya berlian Yakutia, pada Selasa (16/1/2018) anjlok hingga -67 derajat Celcius.

Di kawasan yang berjarak sekitar 5.300 kilometer sebelah timur Mokswa itu suhu rata-rata adalah -40 derajat Celcius. Dalam suhu itu, anak-anak setempat masih berangkat ke sekolah.

Di desa Omyakon, stasiun televisi pemerintah memperlihatkan, air raksa di dalam termometer sudah berada di titik paling dasar yang hanya dirancang mengukur suhu hingga -50 derajat Celcius.

Suhu di desa terdingin di dunia ini memang amat menusuk tulang, bahkan termometer elektronik terbaru pun pecah setelah mencatat suhu -62 derajat Celcius.

Baca juga : Warga AS Hadapi Suhu Terdingin Sepanjang Sejarah



EditorErvan Hardoko

Terkini Lainnya

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Internasional
Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Internasional
PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

Internasional
Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Internasional
Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Internasional
Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Internasional
Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Internasional
Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Internasional
Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Internasional
Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Internasional
Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Internasional
Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Internasional
Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Internasional
Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Internasional

Close Ads X