Kompas.com - 17/01/2018, 16:14 WIB
|
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Dokter kepresidenan Amerika Serikat mengatakan, Presiden Donald Trump memiliki "gen yang luar biasa".

Sehingga, lanjut dokter kepresidenan, Trump bisa hidup hingga usia 200 tahun jika pola makannya selama ini jauh lebih baik.

Dr Ronny Jackson, dokter kepresidenan yang melakukan tes medis pertama terhadap Trump, menyatakan sang presiden secara mental dan fisil amat sehat untuk menjalankan tugas.

Bahkan, kata Jackson, dalam tes kognitif yang sulit Trump berhasil mendapatkan nilai maksimal 30.

Baca juga : Donald Trump Tak Hafal Teks Lagu Kebangsaan Amerika Serikat?

"Dia amat cerdas, dan dia berbicara amat jelas. Saya tak memiliki indikasi untuk mengkhawatirkan dia setelah menjalani proses ini," ujar Jackson.

Jackson melanjutkan, awalnya dia tak berencana menjalankan tes kognitif. Namun, Trump justru yang meminta dan hasil tes itu "sangat luar biasa".

"Jika dia memiliki masalah mental kognitif maka dia tidak akan mampu mendapatkan nilai maksimal 30. Dia tak memiliki masalah mental atau kognitif," lanjut Jackson.

Dia menjelaskan, ini adalah kali pertama seorang presiden menjalani tes kognitif dan Trump sendiri yang meminta agar tes itu dilakukan.

Dalam buku "Fire and Fury" karya Michael Wolff, sejumlah pejabat Gedung Putih mempertanyakan jalan pikiran Trump.

Pertanyaan itu dijawab Trump dengan menyebut bahwa dirinya adalah seorang jenius yang amat stabil.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Telegraph
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.