Saudi Rekrut Imigran Ilegal Yaman untuk Memerangi Houthi

Kompas.com - 17/01/2018, 13:10 WIB
Seorang tentara anak di Yaman. Middle East MonitorSeorang tentara anak di Yaman.
|
EditorErvan Hardoko

RIYADH, KOMPAS.com - Arab Saudi dikabarkan merekrut paksa warga sipil Yaman yang tinggal secara ilegal di negeri itu untuk memerangi pemberontak Houthi di perbatasan.

Kabar ini disampaikan organisasi Pemantau HAM Euro-Mediterania, Selasa (16/1/2018).

Organisasi yang berbasis di Geneva, Swiss itu mendapatkan informasi rekrutmen paksa tersebut dari warga Yaman yang diwawancarai.

Warga Yaman menyebut, perekrutan itu merupakan bagian dari kampanya "Negara tanpa Kekerasan" yang diluncurkan pemerintah Arab Saudi.

"Kami dipindahkan paksa ke kamp rekrutmen militer untuk bertempur di perbatasan membantu tentara Saudi," ujar sejumlah warga.

Baca juga : Milisi Houthi Jarah Tempat Penukaran Mata Uang di Yaman

Pada 29 Maret 2017, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi meluncurkan kampanya "Negara tanpa Kekerasan". Program ini ditujukan para pelanggar hukum dan pendatang ilegal kesempatan tinggal di Saudi tanpa harus mendapat hukuman.

Sepanjang kampanye itu, pemerintah Saudi menahan 70.000 orang yang melanggar undang-undang tenaga kerja dan masa tinggal, termasuk para pelintas batas ilegal.

Sementara itu, di perbatasan, pasukan Arab Saudi terus disibukkan menangkis seragann misil yang ditembakkan Houthi dari wilayah Yaman.

Pada Selasa, pasukan Saudi kembali menembak jatuh misil Houthi yang diarahkan ke  Jizan, wilayah selatan kerajaan itu.

Kantor berita SPA, mengutip pernyataan juru bicara pasukan koalisi Kolonel Turki al-Maliki, mengabarkan misil itu mengarah ke kawasan permukiman warga sipil.

Baca juga : Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Yaman dalam 24 Jam, 48 Orang Tewas

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X