Kompas.com - 16/01/2018, 16:52 WIB
|
EditorArdi Priyatno Utomo

Korsel dan AS menanggapinya dengan melakukan latihan dengan sandi "Vigilant Ace" 4-8 Desember 2017.

Dalam latihan tersebut, AS mengerahkan 230 jet tempurnya, termasuk 24 pesawat siluman antara lain enam F-22 Raptor, dan 18 F-35 Lightning II.

Majalah Uriminjokkiri dalam tajuk utamanya, seperti dikutip Yonhap Selasa (16/1/2018) berkata, Pemimpin Korut, Kim Jong Un, telah bersedia membuka ruang dialog dengan Korsel.

Keseriusan itu dilakukan dengan memulihkan saluran komunikasi dengan Korsel, dan inisiatif mengirim delegasi ke Olimpiade Musim Dingin.

"Jika dialog antar-Korea ini ingin berlanjut ke arah yang lebih serius, Selatan harus menghentikan Foal Eagle dan Key Resolve dengan AS. Bukan sekadar menundanya," tegas Uriminjokkiri.

Sementara majalah Tongil Sinbo memberitakan, sebuah langkah tegas harus dilakukan Korsel jika menginginkan perdamaian di Semenanjung Korea.

Baca juga : Latihan Militer Korsel-AS Direncanakan Digelar April

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.